Menu

Mode Gelap
Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

News

Program Pengembangan Dan Management Talenta UMKM Bobabox

Avatarbadge-check


					Program Pengembangan Dan Management Talenta UMKM Bobabox Perbesar

Desir.id – Medan | Bobabox adalah merek minuman kekinian yang didirikan pada tahun 2020 oleh Aprial Syahputra di Medan. Berawal dari usaha rumahan, Bobabox menawarkan minuman berbasis boba dengan keunggulan menggunakan gula merah murni tanpa bahan pengawet atau pemanis buatan. Keunikan ini menjadi daya tarik utama yang membedakan Bobabox dari pesaingnya.

Dalam waktu singkat, strategi pemasaran melalui aplikasi online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, serta promosi di Instagram, berhasil meningkatkan popularitasnya. Bahkan, pada tahun 2022, Bobabox meraih penghargaan sebagai Juara 2 Talenta Wirausaha BSI. Kini, Bobabox telah berkembang dengan 20 cabang di Medan dan Deli Serdang, termasuk 13 outlet franchise.

Kesuksesan ini didukung oleh harga produk yang terjangkau (Rp10.000–Rp15.000 per cup) dan beragam pilihan rasa, mulai dari signature milk tea hingga natural fresh. Bobabox juga menjual boba mentah buatan sendiri yang telah bersertifikasi halal. Produk-produk tersebut dipasarkan melalui toko fisik maupun platform online, memperluas aksesibilitasnya ke berbagai kalangan.

Meski berkembang pesat, Bobabox menghadapi tantangan, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Hingga kini, Bobabox belum memiliki program pelatihan karyawan yang terstruktur, sehingga pengembangan keterampilan mereka menjadi kendala. Selain itu, tantangan perilaku generasi Z yang mendominasi tenaga kerja Bobabox turut menjadi sorotan, seperti kecenderungan tidak disiplin atau sulit menerima arahan.

Untuk mengatasi hal ini, pemilik menerapkan kontrak kerja dengan aturan denda bagi karyawan yang tidak mematuhi jadwal atau aturan. Namun, generasi Z juga memberikan peluang besar melalui kreativitas mereka, terutama dalam promosi media sosial. Konten kreatif yang dihasilkan karyawan tidak hanya meningkatkan visibilitas merek, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Bahkan, karyawan yang aktif dan inovatif diberikan insentif berupa bonus atau promosi menjadi tim marketing.

Di masa depan, Bobabox berencana untuk memperluas usahanya ke kota-kota lain, seperti Siantar, Tebing Tinggi, dan Rantauprapat. Selain itu, inovasi produk baru seperti cake atau waffle dengan topping boba sedang diuji untuk menjawab selera pasar. Dalam proses ini, Bobabox tetap berkomitmen menjaga kualitas produk dan layanan untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Dengan visi yang jelas dan semangat untuk terus berinovasi, Bobabox membuktikan bahwa UMKM lokal mampu bersaing di tengah tren minuman kekinian, sambil mengatasi tantangan yang ada. Dukungan terhadap pengembangan SDM dan kreativitas karyawan menjadi kunci utama untuk membawa merek ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Penulis : Nova, Eka, Anisya, Yohanes, Septi, Larose, Khoirunnisa, Loisa. Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik

1 April 2026 - 17:03 WIB

Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110

1 April 2026 - 16:49 WIB

Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan

1 April 2026 - 14:23 WIB

Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku

1 April 2026 - 13:58 WIB

Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak

31 Maret 2026 - 14:40 WIB

Trending di News