Menu ✖

Mode Gelap
Perdana di Batu Bara, SMSI Gelar UKW untuk Tingkatkan Kompetensi Wartawan Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045 Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi Pengurus Baru MUI Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perkuat Pembinaan Moral Masyarakat

News

Kunjungi Galeri Ulos Hutaraja di Samosir, Kahiyang Ayu Terkesima dengan Hal ini

Avatarbadge-check


					Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mengunjungi Galery Ulos Hutaraja yang berada di kawasan Kampung Ulos Hutaraja, Dusun II, Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Provinsi Sumut, Minggu (4/5/2025). Perbesar

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mengunjungi Galery Ulos Hutaraja yang berada di kawasan Kampung Ulos Hutaraja, Dusun II, Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Provinsi Sumut, Minggu (4/5/2025).

Desir.id | Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda Sumut) Kahiyang Ayu mengunjungi Galery Ulos Hutaraja yang berada di kawasan Kampung Ulos Hutaraja, Dusun II, Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (4/5). Kahiyang terkesima dengan para penenun yang kreatif dalam membuat ulos secara manual. Apalagi, mendengar penjelasan penenun tentang berbagai jenis ulos di Sumut.

Pada kunjungan saat itu, Kahiyang melihat langsung penenun ulos dengan lihai memainkan dan memintal benang satu persatu, hingga menjadi kain ulos yang ikonik. Menurutnya, ulos adalah salah satu warisan budaya dari Sumut yang perlu dilestarikan. Melihat pembuatan ulos yang tidak mudah, maka perlu ditanamkan bagi generasi muda untuk mencintai warisan budaya ini.

“Ibu sudah berapa lama menenun ulos? Berapa lama ini jadi seperti kain ulosnya?” tanya Kahiyang.

Seorang penenun ulos Op Valen br Situmorang pun menjawab, bahwa ia sudah puluhan tahun menekuni kegiatan ini. Ilmu menenun ulos diwariskan dari orangtuanya. Begitupun saat ini, ilmu itu ia wariskan kepada anak dan cucu.

Untuk proses pembuatan ulos, katanya, tergantung dari motif yang dipesan. Semakin banyak warna dan banyak motif maka membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun kalau hanya motif yang simple, ia bisa menyelesaikannya dalam waktu cepat.

Mendengar hal itu, Kahiyang melihat dengan teliti setiap desain dan warna yang dibuat sang penenun. Ia mengagumi betapa indahnya hasil karya kain khas suku Batak itu. Setiap motif, warna kain, mempunyai makna yang sangat berarti. “Ini apa yang membedakan pakainya ya bu untuk setiap motif-motif di ulos?” tanya Kahiyang lagi, ingin tahu lebih.

Menanggapi pertanyaan Kahiyang Ayu, Ketua Galery Ulos Hutaraja Mariani br Simarmata menerangkan sejumlah jenis ulos yang diproduksi para penenun Galeri Hutaraja. Seperti Ulos Bolean, ini masih merupakan ulos asal Batak Samosir. Kemudian ada ulos Suri-suri Ganjang, Ulos Sibolang, dan ulos lainnya.

“Itu adalah jenis ulos motif dahulu kala. Saat ini penenun ulos di sini sudah mengkreasikan pola atau motif zaman dulu dengan warna, dengan dukit atau bunga yang berwarna-warni. Sehingga bisa dipakai bukan hanya untuk pesta tradisional tapi pesta biasa. Pewarnaan ulos juga saat ini ada yang sintetik dan alami,” terangnya.

Melihat kelihaian para penenun, Kahiyang juga mencoba menenun ulos dengan alat tradisional yang ada di sana. Kahiyang menggerakkan boban (sebutan suku Batak untuk alat tenun tradisional), menyatukan benang demi benang sesuai arahan penenun di sana.

Di galeri itu juga, Kahiyang pun memborong delapan kain dan selendang ulos. Di antaranya Ulos Bolean. Ulos Bolean ini merupakan ulos yang digunakan bagi laki-laki atau bapak-bapak. Pemakai kain ulos ini biasanya adalah mereka yang berasal dari ekonomi menengah ke atas. Ulos Bolean biasa dipakai pada saat acara pesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perdana di Batu Bara, SMSI Gelar UKW untuk Tingkatkan Kompetensi Wartawan

6 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara

6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun

6 Oktober 2026 - 09:05 WIB

HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045

6 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi

5 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di News