Menu

Mode Gelap
Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles” Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Betmen, Korban : Saya dan Pelaku Sudah Berdamai Galaxy Watch 5 vs Garmin Forerunner 265: Smartwatch Serbaguna atau Jam Lari Profesional? Review Na Willa: Hangatnya Masa Kecil dalam Bingkai Parenting yang Jujur Kabid Parawisata Sebut Wisata ke Pulau Salah Namo Tanpa SOP, Risiko Jadi Urusan Siapa?

News

Wakil Ketua PWI Batubara Alami Intimidasi saat Meliput Antrean BBM di SPBU

Avatarbadge-check


					Wakil Ketua PWI Batubara Alami Intimidasi saat Meliput Antrean BBM di SPBU Perbesar

Desir.id — BATUBARA | Seorang wartawan mendapat intimidasi saat meliput antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025).

Peristiwa tersebut dialami Sholeh Pelka, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batubara, di SPBU 13.212.110 Jalan Lintas Sumatera, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih.

Kejadian bermula saat Sholeh sedang merekam antrean di SPBU, namun tiba-tiba didatangi seorang pria dan menepis telepon seluler yang digunakan korban.

“Saat itu saya lagi meliput antrean, dan ketika melihat ada anak sekolah yang terjebak antrean saya minta tolong kepada operator SPBU untuk mendahulukannya agar tidak terlambat ke sekolah,” ujar Sholeh.

“Namun ada seorang pria yang saya duga sebagai pengepul BBM tidak terima dan nyaris merampas hp saya,” lanjutnya.

Pasca kejadian, korban melaporkan terduga pelaku ke Poksek Indrapura karena dianggap sudah menghalangi tugas jurnalistik yang diatur dalam Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Sementara itu salah seorang wartawan media televisi, Catur Hariono, menyayangkan kejadian tersebut karena mencederai kebebasan pers.

“Sangat kita sayangkan, sebagai jurnalis kita bertugas untuk menyampaikan informasi sesuai fakta di lapangan agar dapat diketahui masyarakat terkait isu yang berkembang saat ini tentang kelangkaan BBM,” terang Catur.

Catur pun mendukung kasus tersebut diselesaikan melalui jalur hukum agar menjadi efek jera. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak

31 Maret 2026 - 14:40 WIB

Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

31 Maret 2026 - 14:33 WIB

Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Betmen, Korban : Saya dan Pelaku Sudah Berdamai

30 Maret 2026 - 22:06 WIB

Laka Tunggal di Pulau Sejuk, Aksi Cepat Polisi Curi Perhatian

23 Maret 2026 - 12:11 WIB

Drone Naik Tugas, Macet Turun Gengsi: Satlantas Batu Bara Intip Arus Mudik dari Langit

20 Maret 2026 - 17:24 WIB

Trending di News