Menu

Mode Gelap
Sambut HUT RI ke-81, INALUM Himpun 626 Kantong Darah untuk Masyarakat Dony Satria Wicaksono Turun Langsung, Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan di Danau Toba Sekretaris Daerah BEM Nusantara Sumut Munawar Kholil Nur Tegaskan “Aliansi BEM Sumut Tidak Ada”, Publik Diminta Waspadai Klaim Mengatasnamakan BEM Warga dan Polisi Kompak, Terduga Bandar Sabu Diamankan di Tiga Juhar Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-81, TAS FC Gelar Turnamen Internal 

News

Sawah Haus, Sungai Ramunia Dibelokkan dengan Gotong Royong

Avatarbadge-check


					Sawah Haus, Sungai Ramunia Dibelokkan dengan Gotong Royong Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Merespons cepat keluhan petani soal keringnya lahan persawahan, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan turun langsung ke lapangan. Langkah darurat dilakukan dengan gotong royong menghempang aliran Sungai Ramunia agar air kembali mengalir ke irigasi sawah di Kecamatan Air Putih, Rabu (28/1/2026).

Penghempangan aliran sungai dilakukan di sejumlah titik bersama kelompok tani dan warga desa. Air Sungai Ramunia diarahkan ke saluran irigasi yang selama ini menjadi sumber utama pengairan persawahan warga.

Puluhan petani sejak pagi hari turun langsung ke sungai dengan peralatan sederhana. Mereka membangun tanggul sementara sebagai solusi cepat di tengah menurunnya debit air sungai.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, mengatakan penghempangan sungai merupakan langkah darurat agar tanaman padi tidak gagal tumbuh. Menurutnya, kebutuhan air saat ini sangat mendesak.

“Debit air menurun, sementara sawah sangat membutuhkan pasokan. Karena itu, kami sepakat bergotong royong agar air kembali mengalir,” ujarnya.

Ia menegaskan kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian petani terhadap keberlangsungan pertanian. Tanpa suplai air yang memadai, hasil panen petani terancam menurun.

Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang meninjau langsung kegiatan itu, mengapresiasi kekompakan warga. Ia menilai gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur irigasi.

“Ini bukti kepedulian masyarakat terhadap ketahanan pangan. Pemerintah desa akan terus mendukung upaya warga menjaga sektor pertanian,” katanya.

Setelah penghempangan dilakukan, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi. Air tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sawah warga Desa Pasar Lapan dan wilayah sekitarnya.

Warga berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap pembangunan irigasi permanen. Infrastruktur yang memadai dinilai penting agar kebutuhan air pertanian terpenuhi secara berkelanjutan.

Pemkab Batu Bara menegaskan komitmennya merespons cepat setiap keluhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Pemerintah daerah memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku demi menjaga ketahanan pangan daerah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT RI ke-81, INALUM Himpun 626 Kantong Darah untuk Masyarakat

19 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dony Satria Wicaksono Turun Langsung, Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara

19 Agustus 2026 - 13:22 WIB

INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan di Danau Toba

19 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Sekretaris Daerah BEM Nusantara Sumut Munawar Kholil Nur Tegaskan “Aliansi BEM Sumut Tidak Ada”, Publik Diminta Waspadai Klaim Mengatasnamakan BEM

18 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Warga dan Polisi Kompak, Terduga Bandar Sabu Diamankan di Tiga Juhar

17 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Trending di News