Desir.id – Medan | Samsung Galaxy Watch 5 merupakan smartwatch yang dirancang sebagai perangkat serbaguna dengan fokus pada integrasi gaya hidup digital. Perangkat ini menawarkan berbagai fitur seperti notifikasi, panggilan, aplikasi pihak ketiga, serta pemantauan kesehatan dasar seperti detak jantung, kualitas tidur, dan komposisi tubuh. Dengan desain yang clean dan fleksibel, jam ini cocok digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga acara formal. Namun, dalam konteks olahraga khususnya lari, pendekatannya lebih bersifat umum, sehingga performa pelacakan tidak menjadi prioritas utama dibandingkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan.

Sebaliknya, Garmin Forerunner 265 dikembangkan sebagai perangkat yang berfokus pada performa olahraga, terutama untuk pelari dan atlet endurance. Jam ini dilengkapi dengan multi-band GPS yang mampu meningkatkan akurasi pelacakan lokasi, bahkan dalam kondisi lingkungan yang menantang seperti area perkotaan padat atau jalur dengan banyak hambatan. Selain itu, Forerunner 265 menyediakan metrik latihan yang lebih mendalam seperti VO2 max, training load, dan recovery time, yang dirancang untuk membantu pengguna dalam merencanakan serta mengevaluasi performa latihan secara lebih presisi. Pendekatan ini menjadikannya lebih unggul dalam hal konsistensi data dibandingkan smartwatch umum.

Galaxy Watch 5 berada di kisaran menengah, umumnya sekitar Rp3 jutaan hingga Rp5 jutaan tergantung varian dan kondisi pasar, sehingga masih relatif terjangkau untuk kategori smartwatch premium. Namun untuk Garmin Forerunner 265 bukanlah harga yang dapat dibilang murah, perangkat ini berada di kelas lebih tinggi, dengan kisaran sekitar Rp5 jutaan hingga Rp7 jutaan di Indonesia, mencerminkan positioning-nya sebagai jam olahraga serius dengan teknologi yang lebih spesifik.
Perbedaan utama antara kedua perangkat terletak pada tujuan penggunaannya, di mana Galaxy Watch 5 lebih menonjol dalam aspek versatility, sementara Forerunner 265 unggul sebagai specialist dalam bidang olahraga. Penggunaan single-band GPS pada Galaxy Watch 5 membuatnya lebih rentan terhadap gangguan sinyal yang dapat memengaruhi akurasi pace dan jarak, sedangkan teknologi multi-band pada Forerunner 265 memberikan hasil yang lebih stabil dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, pilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan pengguna, apakah lebih mengutamakan fungsi smartwatch untuk aktivitas harian atau menginginkan perangkat dengan akurasi tinggi untuk menunjang latihan olahraga secara serius.
Penulis: Bagas Prasetyo












