Menu

Mode Gelap
Rico Waas Sambut Kunjungan Reses DPRD Sumut, Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan Tak Mau Cuma Ekspor Tanah, INALUM Tancap Gas Hilirisasi Aluminium di Mempawah Satresnarkoba Batu Bara Ajak Pers Main Tim, Narkoba Diserbu dari Layar ke Lapangan Memahami Profil Risiko Agar Strategi Investasi Optimal Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar

News

Penemuan Mayat Misterius di Sungai Tanjung Hebohkan Warga Batubara

badge-check


					Penemuan Mayat Misterius di Sungai Tanjung Hebohkan Warga Batubara Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Pada Sabtu (2/11/2024), Kepolisian Sektor (Polsek) Indrapura bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Batu Bara berhasil mengevakuasi jasad seorang pria tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Tanjung, Dusun IV Pantai, Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi memimpin langsung proses evakuasi di lokasi kejadian.

Penemuan jasad yang dikenal sebagai “MR-X” ini pertama kali dilaporkan pada pukul 11.53 WIB oleh perangkat Desa Kuala Indah kepada Kapolsek Indrapura. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek bersama personel dan tim tiba di lokasi pada pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, yakni Hasan (34), Amiruddin (36), dan Bimbing Purnomo (35), ketiganya yang berprofesi sebagai nelayan, jasad ditemukan dalam keadaan telungkup, hanya mengenakan celana jeans panjang, dan telah mengeluarkan aroma busuk.

Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB, setelah jenazah berhasil diangkat dari sungai dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Batu Bara.

Kapolsek Indrapura menjelaskan bahwa tim telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Batu Bara sebelum evakuasi dilakukan.

“Upaya yang kami lakukan meliputi pengamanan TKP, evakuasi jenazah, interogasi terhadap para saksi, dan koordinasi dengan pihak terkait,” jelas AKP Reynold Silalahi.

Selain itu, Kapolsek juga menjelaskan bahwa proses identifikasi melalui sidik jari mengalami kendala karena kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan. Kulit jari luar pada jasad MR-X tidak lagi dapat digunakan untuk keperluan identifikasi sidik jari, sehingga identitas korban belum dapat diketahui.

Kepolisian terus melakukan langkah-langkah lanjutan untuk mengungkap identitas korban, termasuk koordinasi dengan unit identifikasi terkait.

Sementara itu, pihak berwajib juga mengimbau masyarakat yang mungkin kehilangan anggota keluarga agar melaporkan ke kantor polisi setempat untuk mempercepat proses identifikasi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rico Waas Sambut Kunjungan Reses DPRD Sumut, Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan

12 Februari 2026 - 12:35 WIB

Tak Mau Cuma Ekspor Tanah, INALUM Tancap Gas Hilirisasi Aluminium di Mempawah

11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Satresnarkoba Batu Bara Ajak Pers Main Tim, Narkoba Diserbu dari Layar ke Lapangan

11 Februari 2026 - 18:41 WIB

Memahami Profil Risiko Agar Strategi Investasi Optimal

10 Februari 2026 - 14:01 WIB

Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar

9 Februari 2026 - 13:22 WIB

Trending di News