Menu ✖

Mode Gelap
Perdana di Batu Bara, SMSI Gelar UKW untuk Tingkatkan Kompetensi Wartawan Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045 Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi Pengurus Baru MUI Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perkuat Pembinaan Moral Masyarakat

News

Penemuan Mayat Misterius di Sungai Tanjung Hebohkan Warga Batubara

Avatarbadge-check


					Penemuan Mayat Misterius di Sungai Tanjung Hebohkan Warga Batubara Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Pada Sabtu (2/11/2024), Kepolisian Sektor (Polsek) Indrapura bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Batu Bara berhasil mengevakuasi jasad seorang pria tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Tanjung, Dusun IV Pantai, Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Kapolsek Indrapura, AKP Reynold Silalahi memimpin langsung proses evakuasi di lokasi kejadian.

Penemuan jasad yang dikenal sebagai “MR-X” ini pertama kali dilaporkan pada pukul 11.53 WIB oleh perangkat Desa Kuala Indah kepada Kapolsek Indrapura. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek bersama personel dan tim tiba di lokasi pada pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, yakni Hasan (34), Amiruddin (36), dan Bimbing Purnomo (35), ketiganya yang berprofesi sebagai nelayan, jasad ditemukan dalam keadaan telungkup, hanya mengenakan celana jeans panjang, dan telah mengeluarkan aroma busuk.

Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB, setelah jenazah berhasil diangkat dari sungai dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Batu Bara.

Kapolsek Indrapura menjelaskan bahwa tim telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Batu Bara sebelum evakuasi dilakukan.

“Upaya yang kami lakukan meliputi pengamanan TKP, evakuasi jenazah, interogasi terhadap para saksi, dan koordinasi dengan pihak terkait,” jelas AKP Reynold Silalahi.

Selain itu, Kapolsek juga menjelaskan bahwa proses identifikasi melalui sidik jari mengalami kendala karena kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan. Kulit jari luar pada jasad MR-X tidak lagi dapat digunakan untuk keperluan identifikasi sidik jari, sehingga identitas korban belum dapat diketahui.

Kepolisian terus melakukan langkah-langkah lanjutan untuk mengungkap identitas korban, termasuk koordinasi dengan unit identifikasi terkait.

Sementara itu, pihak berwajib juga mengimbau masyarakat yang mungkin kehilangan anggota keluarga agar melaporkan ke kantor polisi setempat untuk mempercepat proses identifikasi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perdana di Batu Bara, SMSI Gelar UKW untuk Tingkatkan Kompetensi Wartawan

6 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara

6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun

6 Oktober 2026 - 09:05 WIB

HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045

6 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi

5 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di News