Menu

Mode Gelap
Rakor Pantai Labu, Bupati Dorong Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Pelayanan Baznas Bedah Rumah Warga dari Zakat ASN, Bupati Letakkan Batu Pertama DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda Lainnya Proctoring Perdana Kateterisasi Jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan di dukung Kementrian  Kesehatan  SMART INVEST Jadi Senjata Baru Kadis DPMPTSP Batu Bara Tingkatkan Layanan Perizinan dan Investasi Daerah Satpas Polres Binjai : Penerbitan dan Perpanjangan SIM A dan SIM C Sudah Sesuai Dengan Prosedur 

Daerah

Pengembalian Dana Korupsi di Batu Bara: Kejaksaan Sita Rp 500 Juta Terkait Proyek Digital Pendidikan

Avatarbadge-check


					Pengembalian Dana Korupsi di Batu Bara: Kejaksaan Sita Rp 500 Juta Terkait Proyek Digital Pendidikan Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Kejaksaan Negeri Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum, khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi. Pada Rabu (23/04/2025), Kejari Batu Bara resmi melakukan penyitaan uang sebesar Rp 500 juta terkait perkara korupsi proyek pengadaan software perpustakaan digital dan media pembelajaran digital untuk SD dan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara tahun anggaran 2021.

Penyitaan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara, Diky Oktavia, S.H., M.H., didampingi Kasi Pidsus Deby Rinaldi, S.H., M.H. serta tim jaksa penyidik.

Uang senilai Rp 500 juta tersebut merupakan titipan dari tersangka Dr. Ilyas Sitorus, S.E., M.Pd, sebagai bagian dari pengembalian kerugian negara. Berdasarkan hasil perhitungan ahli, total kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp 1.882.629.000.

“Penyitaan ini merupakan bentuk tanggung jawab tersangka atas kerugian keuangan negara. Uang yang telah disita akan disetorkan ke rekening Pemerintah Lainnya milik Kejaksaan Negeri Batu Bara,” jelas Kajari Diky Oktavia.

Perkara ini mencuat dari proyek belanja software perpustakaan digital dan media pembelajaran digital yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan di Batu Bara, namun justru dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan pribadi.

Langkah penyitaan ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan, serta sebagai bentuk akuntabilitas terhadap penggunaan dana publik.

Kejaksaan Negeri Batu Bara menegaskan akan terus mendalami perkara ini dan tidak segan mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat, guna memastikan keadilan dan memulihkan kerugian negara.

Dengan penyitaan dana ini, diharapkan proses penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi di sektor pendidikan dapat berjalan transparan dan memberi efek jera bagi pelaku lainnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah