Menu

Mode Gelap
Batang Patah di Tanah Rantau: Membaca Ulang Randai dalam Spirit Urban Kontemporer Dari Lima Puluh ke Puncak Podium: Edo Teddy “Ngebut Rapi” di Motoprix Sumut 2026 Air yang Tak Pernah Diam, dan Cerita INALUM yang Terus Tumbuh Reses Mangihut Sinaga Berbuah Nyata, Traktor Turun ke Desa Gajah dan Sukajadi Polres Batu Bara Raih Peringkat Pertama IKPA Nasional, Bukti Kinerja Solid Bandar Kocar-kacir, SMSI Apresiasi Polda Sumut Makin Gencar Berantas Narkoba di 2026

Daerah

Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi

Avatarbadge-check


					Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi Perbesar

Desir.id – Tanjung Balai | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Balai Asahan bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan resmi meluncurkan Gerai Produk UMKM hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan di Lounge Imigrasi, Selasa (3/3/2026).

Peresmian gerai UMKM warga binaan itu digelar di Lapangan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan mulai pukul 09.30 WIB. Kepala Lapas, Kepala Kantor Imigrasi, pejabat eselon IV dan V, serta jajaran staf dari kedua instansi hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan laporan dari Kasi Binadik dan Giatja kepada pimpinan kedua instansi. Laporan tersebut memaparkan kesiapan teknis sekaligus konsep pengelolaan gerai UMKM warga binaan yang kini mulai beroperasi di area publik.

Kepala Kantor Imigrasi dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Ia menilai sinergi ini menjadi bentuk konkret dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan, Refin Tua Simanullang, menegaskan bahwa kehadiran gerai UMKM warga binaan bukan sekadar seremoni. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi ruang produktif agar warga binaan mampu menunjukkan kualitas karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Gerai ini menjadi simbol bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk layak jual. Kami ingin mereka memiliki kepercayaan diri dan kesiapan saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Refin.

Kasi Binadik dan Giatja menambahkan, seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil pembinaan kemandirian yang telah melalui proses pelatihan dan pengawasan. Produk yang ditampilkan telah diseleksi sebagai karya terbaik warga binaan.

Dengan penempatan gerai UMKM warga binaan di Lounge Imigrasi, pihaknya optimistis jangkauan pemasaran akan semakin luas. Lokasi tersebut dinilai strategis karena diakses masyarakat umum yang mengurus layanan keimigrasian.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas bersama Kepala Kantor Imigrasi sebagai tanda dimulainya operasional gerai. Momentum itu sekaligus memperkuat komitmen kedua instansi dalam mendukung pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan.

Program ini merupakan tindak lanjut Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS_UM01.01.27 Januari 2026 tentang fasilitasi gerai UMKM hasil karya warga binaan pada Lounge Imigrasi. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan sinergi antarunit pelaksana teknis dalam menjalankan kebijakan pembinaan sesuai regulasi yang berlaku. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah