Menu

Mode Gelap
Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

Daerah

Plt Ketua PWI Sumut: PD/PRT Harus Tetap Jadi Acuan*Rencana Kongres Persatuan

Avatarbadge-check


					Plt Ketua PWI Sumut: PD/PRT Harus Tetap Jadi Acuan*Rencana Kongres Persatuan Perbesar

Desir.id – Medan | Rencana Kongres Jakarta yang diharapkan menjadi momentum penyelesaian konflik yang terjadi di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) selama setahun terakhir disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sumatera Utara, Austin Tumengkol.

Diketahui, Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung Hendry Ch Bangun dan Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Zulmansyah Sekedang menandatangani ‘Kesepakatan Jakarta’ pada Jumat (16/5) malam. Saat penandatanganan, Anggota Dewan Pers Dahlan Dahi turut menjadi saksi.

Terkait kongres yang direncanakan bakal digelar di Jakarta selambat-lambatnya 30 Agustus mendatang, Austin mengingatkan agar Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI tetap menjadi acuan dalam pelaksanaannya.

“Kita tentu bergembira, sambut, dan dukung rencana gelaran Kongres Persatuan PWI tersebut. Hanya saja, penentuan syarat-syarat kongres tetap tidak boleh mengabaikan PD/PRT dan proses hukum yang masih berjalan,” kata Austin, Selasa (20/5).

Disebutkan, Hendry Ch Bangun sudah dipecat oleh Dewan Kehormatan PWI Pusat pada Juli 2024. Tak lama berselang, Zulmansyah Sekedang terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil KLB di Jakarta pada Agustus lalu.

“Bila kita mengacu kepada PD/PRT, hanya ada kongres biasa dan KLB. Kongres biasa telah dilaksanakan dan dimenangi oleh HCB. Tak sampai setahun menjabat, HCB terkena sanksi organisasi berupa pencabutan status keanggotaan PWI-nya. Lalu, KLB digelar dan Bang Zulmansyah terpilih sebagai aklamasi sebagai Ketum PWI Pusat yang sah,” sebutnya.

Karena itu, Austin menilai tidak sepatutnya Hendry diperbolehkan memimpin kongres nanti, apalagi mencalonkan diri sebagai ketum lagi. Atas dasar itu pula, Austin yang juga asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ini menekankan semua keputusan organisasi harus tunduk pada PD/PRT PWI.

“HCB kan sudah dipecat, jadi jangan diterima pencalonannya. Begitupun, kami apresiasi kesepakatan yang dimediasi Dewan Pers melalui negosiasi alot dalam semangat persahabatan dan rekonsiliasi hingga lahirnya “Kesepakatan Jakarta” itu,” sambung Plt Sekretaris PWI Sumut, Ahmad Rivai Parinduri.

Rivai menambahkan bahwa rekonsiliasi ini merupakan ‘kemenangan awal’ Zulmansyah sebagai Ketua Umum PWI Pusat. Pasalnya, HCB selama ini menganggap pelaksanaan KLB ilegal dan kini terjawab sudah eksistensi Zulmansyah sebagai Ketua Umum PWI Pusat yang diakui.

“Seluruh anggota PWI di Indonesia pastinya ingin konflik berakhir damai dengan semangat persatuan dan ketulusan serta tak bertentangan dengan pedoman organisasi. Intinya, kembali ke PD/PRT PWI,” seru Austin dan Rivai kompak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah