Menu

Mode Gelap
Batang Patah di Tanah Rantau: Membaca Ulang Randai dalam Spirit Urban Kontemporer Dari Lima Puluh ke Puncak Podium: Edo Teddy “Ngebut Rapi” di Motoprix Sumut 2026 Air yang Tak Pernah Diam, dan Cerita INALUM yang Terus Tumbuh Reses Mangihut Sinaga Berbuah Nyata, Traktor Turun ke Desa Gajah dan Sukajadi Polres Batu Bara Raih Peringkat Pertama IKPA Nasional, Bukti Kinerja Solid Bandar Kocar-kacir, SMSI Apresiasi Polda Sumut Makin Gencar Berantas Narkoba di 2026

Daerah

Naga Berkisar Siap Mendarat di Asahan, Bupati Taufik: Bukan Cuma Jaga Wilayah, Tapi Dongkrak Ekonomi

Avatarbadge-check


					Naga Berkisar Siap Mendarat di Asahan, Bupati Taufik: Bukan Cuma Jaga Wilayah, Tapi Dongkrak Ekonomi Perbesar

Desir.id – Asahan | Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Yonif TP-954 “Naga Berkisar” serta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Jembatan Garuda. Dukungan itu ditegaskan dalam rapat koordinasi di Aula Nuri Makodim 0208/Asahan, Senin (23/02/2026).

Rapat dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, jajaran OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge, serta unsur Kodim 0208/Asahan. Forum tersebut membahas rencana strategis pembentukan satuan baru yang disebut memiliki fungsi ganda.

Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, menjelaskan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dibentuk untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Satuan ini dirancang mendukung ketahanan pangan, peningkatan infrastruktur dasar, serta membantu penanganan bencana dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.

Rencana dislokasi Yonif TP-954 berada di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Nama “Naga Berkisar” disebut memiliki makna prajurit yang tangguh, kesatria, dan berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta 8 Wajib TNI dengan tetap menghormati adat istiadat daerah.

Selain pembentukan batalyon, rapat juga membahas pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda sebagai pengungkit ekonomi masyarakat. Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah kendala, mulai dari ketersediaan lahan sesuai kriteria hingga proses cut and fill serta perizinan pemanfaatan lahan.

Dandim menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, camat, kepala desa/lurah, serta masyarakat untuk percepatan pematangan lahan. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan mendukung realisasi program tersebut demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan menegaskan persetujuannya terhadap nama dan lambang Yonif TP-954 “Naga Berkisar” karena dinilai memiliki nilai filosofis bagi daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, ia mengapresiasi langkah Kodim 0208/Asahan dalam menggagas pembentukan batalyon tersebut.

Menurut Bupati, lokasi batalyon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan, Toba, dan Simalungun dinilai strategis. Ia meyakini kehadiran Yonif TP-954 akan berdampak pada peningkatan perekonomian serta memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI.

“Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda dengan penempatan lokasi yang strategis agar manfaatnya optimal. Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya mengawal program ini agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah