Menu ✖

Mode Gelap
Mantan Ketua PWI Aceh Laporkan Nasir Nurdin Ke Dewan Kehormatan DMI Batu Bara Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pembinaan Umat Dari Curhat ke Bupati, Anjar Bisa Kembali Lagi Bersekolah Kisah Inspiratif Taruna: Dari Penjual Cakwe hingga Pimpin Kantor Pusat Baba Parfume Indonesia Kuota 30 Peserta Terpenuhi, UKW SMSI Batu Bara Siap Digelar November’26 Resmi Dilantik Pengurus HIPKA Batu Bara Periode 2026–2031, Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

Daerah

Naga Berkisar Siap Mendarat di Asahan, Bupati Taufik: Bukan Cuma Jaga Wilayah, Tapi Dongkrak Ekonomi

Avatarbadge-check


					Naga Berkisar Siap Mendarat di Asahan, Bupati Taufik: Bukan Cuma Jaga Wilayah, Tapi Dongkrak Ekonomi Perbesar

Desir.id – Asahan | Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Yonif TP-954 “Naga Berkisar” serta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Jembatan Garuda. Dukungan itu ditegaskan dalam rapat koordinasi di Aula Nuri Makodim 0208/Asahan, Senin (23/02/2026).

Rapat dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, jajaran OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge, serta unsur Kodim 0208/Asahan. Forum tersebut membahas rencana strategis pembentukan satuan baru yang disebut memiliki fungsi ganda.

Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, menjelaskan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dibentuk untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan nasional. Satuan ini dirancang mendukung ketahanan pangan, peningkatan infrastruktur dasar, serta membantu penanganan bencana dalam sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.

Rencana dislokasi Yonif TP-954 berada di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Nama “Naga Berkisar” disebut memiliki makna prajurit yang tangguh, kesatria, dan berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta 8 Wajib TNI dengan tetap menghormati adat istiadat daerah.

Selain pembentukan batalyon, rapat juga membahas pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda sebagai pengungkit ekonomi masyarakat. Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah kendala, mulai dari ketersediaan lahan sesuai kriteria hingga proses cut and fill serta perizinan pemanfaatan lahan.

Dandim menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, camat, kepala desa/lurah, serta masyarakat untuk percepatan pematangan lahan. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan mendukung realisasi program tersebut demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan menegaskan persetujuannya terhadap nama dan lambang Yonif TP-954 “Naga Berkisar” karena dinilai memiliki nilai filosofis bagi daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, ia mengapresiasi langkah Kodim 0208/Asahan dalam menggagas pembentukan batalyon tersebut.

Menurut Bupati, lokasi batalyon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan, Toba, dan Simalungun dinilai strategis. Ia meyakini kehadiran Yonif TP-954 akan berdampak pada peningkatan perekonomian serta memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI.

“Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda dengan penempatan lokasi yang strategis agar manfaatnya optimal. Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya mengawal program ini agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dani Ramadhan Apresiasi Baharuddin Siagian, Olahraga dan Jurnalistik Dapat Dukungan

20 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Sita 35 Gram Sabu dan 18 Pil Ekstasi di Sei Balai

20 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Bedah Buku Actio Pauliana, Fridolin Siahaan Dorong Perlindungan Hak Kreditor dalam Kepailitan

10 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Karhutla Kalteng Tak Kunjung Tuntas, Anak Muda Tantang Presiden Ngantor 30 Hari di Tengah Asap

9 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

Trending di Daerah