Desir.id — Batu Bara | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung program hilirisasi mineral nasional. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kunjungan jajaran direksi dan manajemen INALUM ke fasilitas smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur, pada Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari study visit yang bertujuan mempererat sinergi sekaligus bertukar pengalaman dalam pengelolaan industri pengolahan mineral yang kompetitif, efisien, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan bertajuk “Copper at Our Core” yang menjelaskan perjalanan pembangunan hingga operasional smelter PTFI. Smelter tersebut merupakan salah satu proyek hilirisasi mineral terbesar di Indonesia.
Selain itu, jajaran direksi INALUM yang dipimpin Direktur Utama Melati Sarnita mengikuti diskusi mengenai penguatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) serta strategi peningkatan efisiensi operasional industri smelter.
Melalui sesi diskusi dan peninjauan langsung ke fasilitas produksi, kedua perusahaan saling berbagi pengalaman, praktik terbaik, serta inovasi dalam pengelolaan fasilitas pengolahan mineral. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
Head of Corporate Communications INALUM, Utrich Farzah, menjelaskan bahwa pertemuan strategis seperti ini rutin dilakukan perusahaan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan anak perusahaan maupun mitra industri.
“Kunjungan ke PTFI kali ini difokuskan pada evaluasi operasional serta identifikasi peluang sinergi dalam mengoptimalkan kinerja fasilitas smelter. Hal ini penting untuk memperkuat kontribusi kedua perusahaan dalam mendukung program hilirisasi mineral yang menjadi salah satu prioritas pemerintah,” ujar Utrich, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya membahas aspek operasional, tetapi juga strategi pengembangan bisnis dan berbagai peluang peningkatan efisiensi di sektor pengolahan mineral.
“Pertemuan seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi, mulai dari evaluasi operasional smelter, strategi pengembangan bisnis, hingga berbagai langkah untuk mengoptimalkan fasilitas pengolahan mineral sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi nasional,” tutupnya.
Melalui kolaborasi dengan PTFI, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat industri pengolahan mineral nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta mendukung terciptanya industri hilirisasi yang berdaya saing dan berkelanjutan. (AK)








