Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soroti Pengelolaan BUMDes dan Aset Desa Belum Sempat Berkeliaran, TO Antik Toba 2026 Keburu Diciduk dengan 92 Gram Sabu Rico Waas Pastikan Keberangkatan Berobat ke Luar Negeri Sudah Dilaporkan ke Mendagri Majelis Kedatukan Melayu Temui DRPD Batubara DPRD Batubara Bahas Ranperda BUMD DPRD Batubara Gelar Pansus LKPJ

News

Ciptakan Ruang Aman untuk Bercerita: “Let it Out Project” Bersama Psikolog 

Avatarbadge-check


					Ciptakan Ruang Aman untuk Bercerita: “Let it Out Project” Bersama Psikolog  Perbesar

Desir.id — Medan | 3 Oktober 2025 – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara Stambuk 2022, bekerja sama dengan PTPN sebagai sponsor utama, dengan bangga mempersembahkan “Let it Out Project”, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menghilangkan stigma seputar konsultasi psikologi dan memberi ruang bagi mahasiswa serta publik untuk berbicara tentang masalah pribadi mereka secara terbuka.

Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 3 Oktober 2025, menghadirkan Jeffry, S.Psi, M.Psi, CHt, seorang psikolog profesional bersertifikat, yang mendampingi peserta dalam sesi konsultasi pribadi. 

Jeffry juga merupakan anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), yang menegaskan legalitas serta profesionalismenya sebagai seorang psikolog berlisensi (No.SIPP:20230415-2023-01-2665)

Dengan latar belakang pendidikan dan sertifikasinya yang kuat, Jeffry memastikan kualitas layanan psikologi yang diberikan dalam acara ini.

Let it Out Project berkomitmen untuk menyediakan layanan psikologis yang dapat diakses oleh mahasiswa dan masyarakat yang sering kali merasa malu atau terbebani untuk meminta bantuan profesional. 

Dalam acara ini, hanya terbuka untuk 10 peserta saja yang diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dengan psikolog secara langsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan perhatian penuh dalam suasana yang lebih intim dan personal.

Bagi sebagian besar orang, konsultasi psikologi dianggap sebagai sesuatu yang hanya dilakukan oleh mereka yang ‘tidak kuat’. Padahal, berbicara dengan seorang profesional bisa sangat membantu untuk mengatasi perasaan yang sulit dihadapi sendiri.

Let it Out Project bukan hanya tentang konsultasi pribadi semata, tetapi juga tentang memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan tanpa takut dihakimi. 

Program ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara dunia akademik dan sektor industri untuk menciptakan solusi nyata terhadap masalah kesehatan mental yang dihadapi oleh mahasiswa dan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Unjuk Rasa Gembara dan Warga Lubuk Cuik Soroti Pengelolaan BUMDes dan Aset Desa

18 Mei 2026 - 17:08 WIB

Belum Sempat Berkeliaran, TO Antik Toba 2026 Keburu Diciduk dengan 92 Gram Sabu

18 Mei 2026 - 11:48 WIB

Rico Waas Pastikan Keberangkatan Berobat ke Luar Negeri Sudah Dilaporkan ke Mendagri

17 Mei 2026 - 20:31 WIB

Majelis Kedatukan Melayu Temui DRPD Batubara

17 Mei 2026 - 17:10 WIB

DPRD Batubara Bahas Ranperda BUMD

17 Mei 2026 - 16:58 WIB

Trending di News