Menu

Mode Gelap
Tak Mau Cuma Ekspor Tanah, INALUM Tancap Gas Hilirisasi Aluminium di Mempawah Satresnarkoba Batu Bara Ajak Pers Main Tim, Narkoba Diserbu dari Layar ke Lapangan Memahami Profil Risiko Agar Strategi Investasi Optimal Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar Iklan Lari ke Medsos, PHK Awak Media Merebak: Dewan Pers Ingatkan Peran Pers Tetap Vital

News

Deli Serdang Raih Penghargaan Daerah Berkinerja Baik Pencegahan Stunting

badge-check


					Deli Serdang Raih Penghargaan Daerah Berkinerja Baik Pencegahan Stunting Perbesar

Desir.id – JAKARTA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berhasil mendapat penghargaan Daerah Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 dan juga mendapatkan dana insentif fiskal tahun berjalan 2025 kategori Kinerja Penurunan Stunting kepada 50 Pemerintah Daerah.

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang dihadiri Wakil Presiden (Wapres) Gibran Ralabuming Raka di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kuningan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Wapres dalam sambutannya di Rakornas tersebut menegaskan, stunting sebagai prioritas nasional dengan target penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2 persen pada tahun 2029 dan 5 persen pada 2045, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2045.

“Penanganan stunting harus berasal dari satu sumber yang sama. Stunting bukan hanya disebabkan oleh faktor kesehatan namun disebabkan juga oleh sanitasi, air minum dan juga pernikahan dini,” ucap Wapresdi acara yang mengangkat tema, “Mengukuhkan Komitmen Bersama Untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting” tersebut.

Rakornas Stunting tersebut dilaksanakan berdasarkan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No.72 Tahun 2021 dalam rangka pelaksanaan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

“Percepatan penurunan stunting ini adalah salah satu program prioritas dari Bapak Presiden. Oleh sebab itu, program ini harus kita kawal bersama. Program ini harus kita keroyok bersama, dan saya rasa kuncinya di sini adalah sinergi antara pusat dan daerah,” kata Wapres.

Wapres juga menyampaikan keberhasilan pemerintah menekan angka stunting.

“Atas arahan Bapak Presiden kita berhasil menekan angka prevalansi stunting di 2024 menjadi 19,8 persen, atau turun sebanyak 357 ribu anak dibandingkan tahun 2023. Ini angkanya di bawah, atau lebih baik dari proyeksi Bappenas, yaitu 20,1 persen,” ucapnya.

Hadir pula di acara tersebut, Menko PMK, Pratikno; Menkes, Budi Gunadi Sadikin; Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, hingga Wamendagri, Bima Arya.(HZD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Mau Cuma Ekspor Tanah, INALUM Tancap Gas Hilirisasi Aluminium di Mempawah

11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Satresnarkoba Batu Bara Ajak Pers Main Tim, Narkoba Diserbu dari Layar ke Lapangan

11 Februari 2026 - 18:41 WIB

Memahami Profil Risiko Agar Strategi Investasi Optimal

10 Februari 2026 - 14:01 WIB

Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar

9 Februari 2026 - 13:22 WIB

Enam Proyek Sekaligus, Danantara Gaspol Hilirisasi US$ 7 Miliar

9 Februari 2026 - 13:03 WIB

Trending di News