Menu

Mode Gelap
Sambut HUT RI ke-81, INALUM Himpun 626 Kantong Darah untuk Masyarakat Dony Satria Wicaksono Turun Langsung, Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan di Danau Toba Sekretaris Daerah BEM Nusantara Sumut Munawar Kholil Nur Tegaskan “Aliansi BEM Sumut Tidak Ada”, Publik Diminta Waspadai Klaim Mengatasnamakan BEM Warga dan Polisi Kompak, Terduga Bandar Sabu Diamankan di Tiga Juhar Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-81, TAS FC Gelar Turnamen Internal 

News

INALUM dan Pemkab Humbahas Bentuk Garda Masyarakat Cegah Karhutla

Avatarbadge-check


					INALUM dan Pemkab Humbahas Bentuk Garda Masyarakat Cegah Karhutla Perbesar

Desir.id — Batu Bara | PT. Indonesia Asahan Aluminium  bersama pemerintah Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan lewat sosialisasi, pelatihan teknis, hingga pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Pendopo Kantor Bupati dan Lapangan Bukit Inspirasi Doloksanggul.

Program ini menjadi respons atas ancaman karhutla yang hampir terjadi setiap tahun dan berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, hingga aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menegaskan bahwa pencegahan dini menjadi langkah paling efektif dalam meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu memahami teori penanganan karhutla, tetapi juga harus mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan edukasi, pelatihan teknis, serta simulasi penanganan kebakaran secara langsung. INALUM bersama pemerintah daerah juga membentuk lima kelompok Masyarakat Peduli Api yang berasal dari lima desa sebagai ujung tombak pencegahan karhutla di tingkat lokal.

Sebagai bentuk dukungan, INALUM menyerahkan bantuan peralatan pemadaman sederhana kepada setiap kelompok MPA. Bantuan itu meliputi jet shooter, gepyok, garu tajam, sepatu boot, kaos, hingga topi guna mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM, Sunarno A. Rakini, mengatakan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam menekan risiko karhutla secara berkelanjutan.

“menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat” ujarnya melalui humas INALUM pada Jumat (15/5/26)

Program ini menjadi bagian dari komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip keberlanjutan atau ESG, khususnya pada aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, INALUM menyatakan akan terus mendorong kolaborasi multipihak guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT RI ke-81, INALUM Himpun 626 Kantong Darah untuk Masyarakat

19 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dony Satria Wicaksono Turun Langsung, Grebek Sarang Narkoba di Batu Bara

19 Agustus 2026 - 13:22 WIB

INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan di Danau Toba

19 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Sekretaris Daerah BEM Nusantara Sumut Munawar Kholil Nur Tegaskan “Aliansi BEM Sumut Tidak Ada”, Publik Diminta Waspadai Klaim Mengatasnamakan BEM

18 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Warga dan Polisi Kompak, Terduga Bandar Sabu Diamankan di Tiga Juhar

17 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Trending di News