Menu

Mode Gelap
Laka Tunggal di Pulau Sejuk, Aksi Cepat Polisi Curi Perhatian Drone Naik Tugas, Macet Turun Gengsi: Satlantas Batu Bara Intip Arus Mudik dari Langit Sentuh Warga Lewat Sembako, Satresnarkoba Batu Bara Selipkan Edukasi Narkoba INALUM Berangkatkan 140 Pemudik, Mudik Nyaman Tanpa Harus Nunggu Cuan Lebih SMSI Ultah ke-9, Gusti Sinaga Ingatkan: Pers Mulai Tergerus, Saatnya Rapatkan Barisan Humas Lapas Tanjungbalai Rapat Koordinasi, Publikasi Kegiatan Pemasyarakatan Digenjot

Daerah

INALUM Dorong Transisi Energi Hijau dengan Pemanfaatan PLTA

Avatarbadge-check


					INALUM Dorong Transisi Energi Hijau dengan Pemanfaatan PLTA Perbesar

Desir.id – Batubara | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus memperkuat komitmennya dalam transisi energi hijau dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang dicanangkan pemerintah.

Energi hijau, yang berasal dari sumber daya alam terbarukan seperti matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa, menjadi solusi utama dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Penggunaan energi hijau tidak hanya mengurangi dampak perubahan iklim tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

INALUM telah memulai transisi energi dengan mengandalkan PLTA Tangga dan PLTA Sigura Gura, yang menggunakan aliran air Danau Toba sebagai sumber tenaga. Saat ini, sekitar 95% produksi aluminium INALUM sudah menggunakan energi baru terbarukan (EBT) dari PLTA, menjadikannya salah satu produsen aluminium hijau di Indonesia.

Menurut Alex, perwakilan dari Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) INALUM, upaya ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan produk berbasis energi hijau.

“INALUM tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi aluminium, tetapi juga memastikan bahwa produksi tersebut berbasis energi terbarukan. Kami ingin menghadirkan output hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Alex, Jumat (7/3/2025).

Lebih lanjut, INALUM terus berupaya meningkatkan kapasitas smelter guna memenuhi permintaan aluminium yang semakin meningkat. Tantangan terbesar dalam ekspansi ini adalah memastikan pasokan energi tetap berasal dari sumber yang bersih dan terbarukan.

“Semakin tinggi kapasitas produksi, semakin besar kebutuhan energi. Namun, dengan semangat konservasi dan dekarbonisasi, kami optimis dapat terus berkontribusi dalam pencapaian Net Zero Emission 2060,” tambahnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN hijau, INALUM bersama perusahaan pelat merah lainnya aktif mendorong transisi energi di berbagai sektor. Ke depan, INALUM berencana memperluas pemanfaatan energi hijau dan terus mempertahankan posisinya sebagai pelopor dalam industri aluminium ramah lingkungan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laka Tunggal di Pulau Sejuk, Aksi Cepat Polisi Curi Perhatian

23 Maret 2026 - 12:11 WIB

Drone Naik Tugas, Macet Turun Gengsi: Satlantas Batu Bara Intip Arus Mudik dari Langit

20 Maret 2026 - 17:24 WIB

Sentuh Warga Lewat Sembako, Satresnarkoba Batu Bara Selipkan Edukasi Narkoba

20 Maret 2026 - 15:58 WIB

INALUM Berangkatkan 140 Pemudik, Mudik Nyaman Tanpa Harus Nunggu Cuan Lebih

19 Maret 2026 - 11:48 WIB

SMSI Ultah ke-9, Gusti Sinaga Ingatkan: Pers Mulai Tergerus, Saatnya Rapatkan Barisan

18 Maret 2026 - 21:33 WIB

Trending di News