Menu

Mode Gelap
Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles” Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Betmen, Korban : Saya dan Pelaku Sudah Berdamai Galaxy Watch 5 vs Garmin Forerunner 265: Smartwatch Serbaguna atau Jam Lari Profesional?

Daerah

INBI Ajak Kaum Muda Sadar Pentingnya Kesehatan Mental di Car Free Day Medan

Avatarbadge-check


					INBI Ajak Kaum Muda Sadar Pentingnya Kesehatan Mental di Car Free Day Medan Perbesar

Desir.id – Medan | Insan Nasional Bestari Indonesia (INBI) menggelar kampanye kesehatan mental pada Minggu pagi, (3/11/24), di kawasan Car Free Day Medan. Kampanye ini diinisiasi oleh Departemen Kepemudaan INBI sebagai bagian dari upaya INBI untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, terutama bagi anak muda yang rentan terhadap tekanan mental di tengah tantangan kehidupan modern.

Kegiatan yang juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental pada bulan Oktober lalu ini digelar di area Balai Kota Medan yang pada akhir pekan selalu ramai oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua yang berolahraga dan menikmati waktu bersama keluarga.

INBI memanfaatkan momen tersebut untuk menyebarkan informasi penting tentang kesehatan mental dengan cara yang interaktif dan dekat dengan masyarakat.

Nur Lailah Hassannah Manurung, Ketua Departemen Kepemudaan INBI menjelaskan bahwa timnya telah mempersiapkan berbagai media edukasi yang dirancang agar menarik minat masyarakat, seperti karton edukasi yang berisi informasi tentang kesehatan mental, poster bertuliskan “Safe Mental Health”, dan bingkai foto yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto sambil mendukung pentingnya kesehatan mental. Setiap karton edukasi yang dibuat INBI dirancang oleh tangan anggotanya sendiri agar tampak lebih personal dan mampu menarik perhatian.

Selain menyediakan informasi tertulis, tim INBI juga mengajak pengunjung untuk menuliskan kesan dan pesan mereka tentang kesehatan mental di sticky notes yang kemudian ditempelkan di papan edukasi. Para pengunjung diajak berpartisipasi dengan menulis pesan-pesan inspiratif yang bisa menjadi motivasi bagi orang lain yang tengah mengalami masalah mental.

Tak hanya itu, INBI juga mengadakan sesi diskusi langsung dengan para peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan cara menghadapi masalah psikologis. Diskusi ini bertujuan untuk mendorong setiap orang, terutama anak muda, agar lebih terbuka dalam membicarakan kesehatan mental serta memahami bagaimana menjaga keseimbangan mental di tengah tekanan hidup.

Raihan Jero Tampubolon, presiden INBI, turut menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini. “Kesehatan mental adalah isu yang sering kali diabaikan, khususnya di kalangan anak muda. Padahal, dengan kesehatan mental yang terjaga, seseorang dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif. Kami di INBI ingin menyuarakan pentingnya kesehatan mental ini agar bisa dipahami oleh semua kalangan, bukan hanya oleh mahasiswa atau kaum terpelajar,” ujar Jero.

Jero juga menambahkan bahwa kesehatan mental bukan hanya urusan para profesional atau ahli, tetapi juga urusan kita semua. Ia yakin bahwa dengan kondisi mental yang baik, tiap individu bisa lebih produktif dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan

1 April 2026 - 14:23 WIB

Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku

1 April 2026 - 13:58 WIB

Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak

31 Maret 2026 - 14:40 WIB

Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

31 Maret 2026 - 14:33 WIB

Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Betmen, Korban : Saya dan Pelaku Sudah Berdamai

30 Maret 2026 - 22:06 WIB

Trending di News