Menu

Mode Gelap
Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

Artikel

Literaku: Jembatan Literasi bagi Tunanetra, Lahir dari Ide Brilian Mahasiswa USU

Avatarbadge-check


					Literaku: Jembatan Literasi bagi Tunanetra, Lahir dari Ide Brilian Mahasiswa USU Perbesar

Desir.id – Medan | Literaku adalah aplikasi inovatif berbasis suara yang dikembangkan oleh sekelompok mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara (USU) untuk membantu penyandang tunanetra dalam mengakses literasi. Aplikasi ini lahir dari ide kreatif Farhan Doli Fadhiil Siagian dan timnya setelah melakukan riset di Yayasan Pendidikan Tuna Netra (YAPENTRA) Medan. Mereka menyadari adanya ketimpangan akses literasi bagi penyandang tunanetra, yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya, akses teknologi, dan keterbatasan format bacaan. Dari riset ini, Farhan dan timnya tergerak untuk menciptakan solusi yang mampu memberikan akses literasi yang setara bagi tunanetra.

Dengan menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan Cloud Computing, Literaku memungkinkan pengguna memberikan perintah suara yang akan direspons aplikasi dengan suara pula. Ini memungkinkan tunanetra untuk mencari, mendengarkan, dan menavigasi berbagai bahan bacaan tanpa perlu bantuan visual, menjadikannya alat yang ramah dan praktis. Literaku juga mendukung format digital seperti PDF, sehingga membuka akses ke berbagai jenis bacaan, mulai dari buku pelajaran, artikel, hingga novel.

Pengembangan Literaku dibangun dengan Google Cloud APIs, yang menjadikan aplikasi ini memiliki performa yang stabil, cepat, dan aman. Teknologi Cloud Computing pada Literaku memungkinkan aplikasi ini bekerja optimal meski diakses banyak pengguna secara bersamaan. Tak hanya mengandalkan teknologi mutakhir, antarmuka aplikasi ini juga dirancang intuitif dan mudah digunakan, bahkan untuk pengguna yang baru pertama kali menggunakan teknologi berbasis suara.

Lebih dari sekadar aplikasi, Literaku adalah wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama dan semangat gotong royong yang kuat. Literaku juga didukung oleh komunitas relawan yang berperan aktif dalam memperkaya konten bacaan di dalamnya, dengan mengunggah dan memperbaharui koleksi literasi untuk komunitas tunanetra. Dengan adanya relawan, Literaku mampu terus memperluas cakupan akses literasi bagi penggunanya.

Aplikasi Literaku resmi diluncurkan pada akhir tahun 2022 dan sudah dapat diunduh secara gratis di Google Play Store. Inisiatif ini telah mendapat apresiasi luas sebagai inovasi sosial yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. Literaku bukan hanya menjadi alat akses literasi, namun juga simbol dari kontribusi anak bangsa dalam memanfaatkan teknologi untuk tujuan kemanusiaan. Mari kita dukung karya inovatif ini dengan menyebarkan informasi mengenai Literaku, mengajak lebih banyak orang untuk menggunakannya, dan turut berkontribusi dalam memperkaya literasi bagi semua.

Penulis : Jemima Frieda Lumbantobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Galaxy Watch 5 vs Garmin Forerunner 265: Smartwatch Serbaguna atau Jam Lari Profesional?

27 Maret 2026 - 19:05 WIB

On Cloudmonster 2: Sensasi Empuk dan Pantulan Maksimal, Tapi Tahan Berapa Lama?

27 Februari 2026 - 08:23 WIB

Rekomendasi Sepatu Lari: Adizero Takumi Sen 11, Senjata Speed untuk Race dan Interval

24 Februari 2026 - 20:44 WIB

10 Film Pilihan Desir 2025

31 Desember 2025 - 23:56 WIB

Pengurus Resmi Dikukuhkan di Solo, Ketua Umum PWI Pusat : Persatuan Adalah Kunci

4 Oktober 2025 - 16:52 WIB

Trending di Artikel