Menu

Mode Gelap
Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

Daerah

YPPB Gelar Seminar “Women Empowerment”: Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

Avatarbadge-check


					YPPB Gelar Seminar “Women Empowerment”: Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Mengawali tahun 2025, Yayasan Perempuan Payung Bangsa (YPPB) menggelar seminar bertajuk “Women Empowerment” dengan tema Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif, Jumat, (16/5/2025). Acara ini berlangsung di Aula Bupati Lama, Kabupaten Batu Bara, dan mengusung tagline “Mendukung akses perempuan dalam mengembangkan usaha produktif agar keluar dari kemiskinan.”

Seminar ini secara khusus menyasar kelompok perempuan rumah tangga miskin, kepala rumah tangga perempuan, dan penyintas kekerasan. YPPB berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas perempuan melalui pendekatan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Batu Bara yang diwakili oleh Edwin Aldrin Sitorus, S.Sos., SE., M.Si., selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra. Hadir sebagai pembicara adalah Susi Sriwahyuni, seorang entrepreneur sukses sekaligus motivator perempuan, serta Kartika Sari, SH, Ketua YPPB dan penggiat perempuan di tingkat nasional.

Dalam paparannya, Kartika Sari menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan bukan sekadar wacana, melainkan upaya nyata untuk menciptakan perubahan dari akar rumput.

“Melalui seminar ini, kami ingin menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan penyintas kekerasan, memiliki potensi besar untuk bangkit secara ekonomi. Ekonomi kreatif adalah pintu masuk yang efektif untuk menciptakan kemandirian, mengurangi kemiskinan, dan membangun kekuatan dari akar rumput. YPPB berkomitmen mendampingi mereka agar tidak hanya berdaya, tetapi juga menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Edwin Aldrin menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam sektor ekonomi kreatif sebagai strategi nyata untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Ia berharap seminar ini mampu menjadi awal perubahan sosial yang berdampak langsung di tengah masyarakat.

Para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan dan desa di Batu Bara diharapkan mampu menjadi role model perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka didorong untuk menerapkan strategi pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) secara berkelanjutan dan inklusif.

Selain fokus pada ekonomi kreatif, seminar ini juga mengangkat isu feminisme dan gender yang selama ini kurang mendapat perhatian. Isu-isu seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta penyalahgunaan narkoba dalam keluarga, menjadi bagian penting dalam diskusi.

YPPB melalui seminar ini mempertegas komitmennya untuk mengawal pembinaan, perbaikan, dan perubahan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Batu Bara. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan terbentuk masyarakat Batu Bara yang lebih berkah, bahagia, dan berdaya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah