Menu

Mode Gelap
Lampu Kota Menyala, Kisah Perempuan Bicara: Atma Loka 2026 Buka Panggung dengan Monolog Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Kisaran – Asahan Gelar Semarak Dies Natalis ke-79 Tahun Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Kisaran – Asahan Gelar Semarak Dies Natalis ke-79 Tahun Rico Waas Sambut Kunjungan Reses DPRD Sumut, Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan Tak Mau Cuma Ekspor Tanah, INALUM Tancap Gas Hilirisasi Aluminium di Mempawah Satresnarkoba Batu Bara Ajak Pers Main Tim, Narkoba Diserbu dari Layar ke Lapangan

Daerah

YPPB Gelar Seminar “Women Empowerment”: Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

badge-check


					YPPB Gelar Seminar “Women Empowerment”: Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Mengawali tahun 2025, Yayasan Perempuan Payung Bangsa (YPPB) menggelar seminar bertajuk “Women Empowerment” dengan tema Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif, Jumat, (16/5/2025). Acara ini berlangsung di Aula Bupati Lama, Kabupaten Batu Bara, dan mengusung tagline “Mendukung akses perempuan dalam mengembangkan usaha produktif agar keluar dari kemiskinan.”

Seminar ini secara khusus menyasar kelompok perempuan rumah tangga miskin, kepala rumah tangga perempuan, dan penyintas kekerasan. YPPB berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas perempuan melalui pendekatan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Batu Bara yang diwakili oleh Edwin Aldrin Sitorus, S.Sos., SE., M.Si., selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra. Hadir sebagai pembicara adalah Susi Sriwahyuni, seorang entrepreneur sukses sekaligus motivator perempuan, serta Kartika Sari, SH, Ketua YPPB dan penggiat perempuan di tingkat nasional.

Dalam paparannya, Kartika Sari menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan bukan sekadar wacana, melainkan upaya nyata untuk menciptakan perubahan dari akar rumput.

“Melalui seminar ini, kami ingin menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan penyintas kekerasan, memiliki potensi besar untuk bangkit secara ekonomi. Ekonomi kreatif adalah pintu masuk yang efektif untuk menciptakan kemandirian, mengurangi kemiskinan, dan membangun kekuatan dari akar rumput. YPPB berkomitmen mendampingi mereka agar tidak hanya berdaya, tetapi juga menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Edwin Aldrin menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam sektor ekonomi kreatif sebagai strategi nyata untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Ia berharap seminar ini mampu menjadi awal perubahan sosial yang berdampak langsung di tengah masyarakat.

Para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan dan desa di Batu Bara diharapkan mampu menjadi role model perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka didorong untuk menerapkan strategi pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) secara berkelanjutan dan inklusif.

Selain fokus pada ekonomi kreatif, seminar ini juga mengangkat isu feminisme dan gender yang selama ini kurang mendapat perhatian. Isu-isu seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta penyalahgunaan narkoba dalam keluarga, menjadi bagian penting dalam diskusi.

YPPB melalui seminar ini mempertegas komitmennya untuk mengawal pembinaan, perbaikan, dan perubahan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Batu Bara. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan terbentuk masyarakat Batu Bara yang lebih berkah, bahagia, dan berdaya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskusi SMSI Batu Bara Bersama Kejari: Dari Penguatan Hukum hingga Peningkatan SDM Daerah

14 Januari 2026 - 15:55 WIB

Bupati Batu Bara Terima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 11:54 WIB

SMSI Kecam Aksi Kekerasan di SPBU: Wartawan Tidak Boleh Diintimidasi

5 Desember 2025 - 15:16 WIB

Soal Dugaan Tangkap Lepas Bento dan Kinerja Polres Batu Bara, Formasib Angkat Bicara

4 Desember 2025 - 15:44 WIB

Bank Sumut Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Batu Bara

1 Desember 2025 - 07:26 WIB

Trending di Daerah