Menu

Mode Gelap
Rakor Pantai Labu, Bupati Dorong Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Pelayanan Baznas Bedah Rumah Warga dari Zakat ASN, Bupati Letakkan Batu Pertama DPRD Deli Serdang Setujui Pemekaran Percut Sei Tuan dan Lima Ranperda Lainnya Proctoring Perdana Kateterisasi Jantung di RSUD Drs H Amri Tambunan di dukung Kementrian  Kesehatan  SMART INVEST Jadi Senjata Baru Kadis DPMPTSP Batu Bara Tingkatkan Layanan Perizinan dan Investasi Daerah Satpas Polres Binjai : Penerbitan dan Perpanjangan SIM A dan SIM C Sudah Sesuai Dengan Prosedur 

Daerah

SMSI Kecam Aksi Kekerasan di SPBU: Wartawan Tidak Boleh Diintimidasi

Avatarbadge-check


					SMSI Kecam Aksi Kekerasan di SPBU: Wartawan Tidak Boleh Diintimidasi Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara angkat bicara terkait insiden penghalangan liputan yang dialami Wakil Ketua PWI Batu Bara, Sholeh Pelka, saat meliput kelangkaan BBM di SPBU Suka Raja, Kecamatan Air Putih. Kejadian ini memicu perhatian luas setelah seorang pembeli BBM bertindak kasar dan meremehkan profesi wartawan hingga sempat merampas ponsel yang digunakan untuk bekerja.

Wakil Ketua SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menilai insiden ini menjadi pengingat penting bahwa seluruh elemen masyarakat harus menghormati tugas jurnalistik, terutama ketika wartawan sedang mengumpulkan informasi terkait isu publik seperti kelangkaan BBM. Menurutnya, wartawan hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan dibutuhkan masyarakat.

Gusti menegaskan bahwa intimidasi, pelecehan verbal, maupun tindakan fisik terhadap jurnalis tidak boleh terjadi dalam situasi apa pun. Ia menilai menjaga ruang kerja yang aman bagi wartawan adalah bagian dari komitmen bersama untuk memastikan keterbukaan informasi dan kepentingan publik tetap terjaga.

“Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menghambat wartawan yang sedang bertugas. Tugas jurnalistik adalah amanah undang-undang, dan kita semua patut menghormatinya,” ujarnya dengan tegas.

Dalam pernyataan lanjutannya, Gusti menekankan pentingnya memahami bahwa wartawan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas.

“Menghalangi wartawan berarti menghalangi masyarakat memperoleh informasi yang benar. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk mendukung dan tidak merintangi kerja jurnalistik di lapangan,” tambahnya.

Insiden yang dialami Sholeh Pelka terjadi ketika ia hendak mengambil dokumentasi dan informasi mengenai antrean panjang serta kelangkaan BBM. Kehadirannya sempat memancing reaksi negatif dari seorang pembeli BBM yang melontarkan ucapan tidak sopan, meremehkan profesi pers, dan bahkan sempat merampas ponselnya. Beberapa saksi menyebut tindakan itu dilakukan tanpa alasan jelas, sehingga situasi di SPBU sempat memanas sebelum diredam warga.

Meski mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Sholeh memilih tetap tenang dan profesional. Ia menegaskan bahwa wartawan bertugas memastikan informasi disampaikan secara benar kepada publik, terlebih saat masyarakat mengalami kesulitan akibat kelangkaan BBM.

“Profesi wartawan dilindungi undang-undang. Kita hadir untuk memberi informasi akurat dan tetap menjunjung etika,” ujarnya.

Dengan pernyataan SMSI ini, organisasi pers di Batu Bara menegaskan kembali pentingnya menghormati dan melindungi kerja jurnalistik agar publik tetap mendapatkan informasi yang objektif dan dapat dipercaya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah