Menu

Mode Gelap
Simpan 5 Paket Sabu, Pria Berinisial SL Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang JPU Kejari Batu Bara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar Di Tengah Tekanan Fiskal, Syafrizal Manurung Serahkan Kajian Kebijakan kepada Pemkot Tanjungbalai SMSI Batu Bara Salurkan Bantuan Jagung dari Lapas Labuhan Ruku ke Pesantren Al Itqon INALUM Cetak Rekor Kinerja Tertinggi dalam 50 Tahun, Pendapatan dan Laba Bersih Melonjak pada 2025 Baharuddin Siagian Rombak 19 Posisi Strategis di Pemkab Batu Bara, Siapa saja?

News

Besok Warga Podomoro Deli Medan Demo, Tuntut Masalah Sertifikat hingga Kenaikan IPL

Avatarbadge-check


					Besok Warga Podomoro Deli Medan Demo, Tuntut Masalah Sertifikat hingga Kenaikan IPL Perbesar

Desir.id — Medan | Belasan warga penghuni dan pemilik unit di Apartemen Podomoro City Deli Medan berencana menggelar aksi unjuk rasa damai di sekitar gedung PT Sinar Menara Deli Medan, pada Kamis siang, 9 April 2026. 

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penuntasan berbagai persoalan yang hingga kini belum mendapat penyelesaian dari pihak pengembang.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang disampaikan kepada kepolisian, terdapat sejumlah tuntutan utama yang akan disuarakan. Para pengunjuk rasa menuntut agar pihak pengembang segera memproses dan menerbitkan Akta Jual Beli (AJB) serta menyerahkan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) kepada para pembeli. 

Selain itu, mereka juga meminta pengembalian uang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dianggap belum diselesaikan dengan baik.

Koordinator aksi, Paulus, saat dikonfirmasi pada Rabu (8/4/2026), membeberkan lebih rinci daftar tuntutan warga. 

Menurutnya, selain masalah administrasi kepemilikan, warga juga menolak keras kebijakan kenaikan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang dilakukan secara sepihak oleh pengelola tanpa adanya kesepakatan terlebih dahulu.

“Kami juga menuntut segera dibentuknya Pengurus Persatuan Pemilik Satuan Rumah Susun (PPPSRS) agar pengelolaan lingkungan dan fasilitas bisa dilakukan secara transparan dan mandiri oleh warga,” ujar Paulus.

Tidak hanya soal administrasi dan keuangan, warga juga membawa persoalan teknis bangunan. Mereka menuntut adanya perbaikan atau ganti rugi atas kondisi dinding apartemen yang mengalami keretakan parah hingga membelah secara diagonal, yang dinilai membahayakan keselamatan penghuni.

Paulus menegaskan bahwa aksi yang akan digelar ini bersifat damai dan terorganisir. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 15 orang yang akan turun langsung menyampaikan aspirasi. 

Mereka berharap dengan adanya aksi ini, pihak pengembang dan pengelola dapat segera menanggapi dan memberikan solusi konkret serta penyelesaian yang adil bagi seluruh penghuni. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simpan 5 Paket Sabu, Pria Berinisial SL Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

24 Juni 2026 - 18:27 WIB

JPU Kejari Batu Bara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar

24 Juni 2026 - 14:01 WIB

Di Tengah Tekanan Fiskal, Syafrizal Manurung Serahkan Kajian Kebijakan kepada Pemkot Tanjungbalai

23 Juni 2026 - 19:35 WIB

SMSI Batu Bara Salurkan Bantuan Jagung dari Lapas Labuhan Ruku ke Pesantren Al Itqon

23 Juni 2026 - 17:28 WIB

INALUM Cetak Rekor Kinerja Tertinggi dalam 50 Tahun, Pendapatan dan Laba Bersih Melonjak pada 2025

22 Juni 2026 - 13:12 WIB

Trending di News