Menu

Mode Gelap
PANGERAN Desak APH Usut Dugaan Alih Fungsi Lahan Sawah Dilindungi di Batu Bara, Pemkab Dinilai Tutup Mata Artha Wirawan Siap Bertarung di Bursa Ketua IMI Bali, Persaingan Mulai Memanas Polresta Deli Serdang Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Pagar Merbau, Sejumlah Barang Bukti Diamankan Ruang Digital: Medan Tempur Baru Tanpa Gencatan Senjata yang Mengancam Keamanan Informasi Semangat Kejuangan Harus Ditularkan di 33 Kabupaten/Kota Sumut Pj Sekdaprovsu Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Karya, Prestasi, dan Semangat Persatuan di Semarak HUT RI

News

Teater Sawah 2026 Mulai Intens Berlatih, Alam Ikut Jadi Pemeran

Avatarbadge-check


					Teater Sawah 2026 Mulai Intens Berlatih, Alam Ikut Jadi Pemeran Perbesar

Desir.id — Medan | Proses latihan Teater Sawah 2026 mulai berlangsung intens bersama seluruh tim artistik dan para pemain. Latihan dilakukan secara kolektif dengan memanfaatkan ruang terbuka serta pendekatan eksploratif yang menyatu dengan alam dan budaya masyarakat agraris.

Dalam proses latihan ini, para pemain tidak hanya menghafal adegan. Mereka juga mendalami ritme tubuh, bunyi-bunyian alam, hingga membangun hubungan emosional dengan ruang pertunjukan yang akan digunakan.

Sawah dalam pertunjukan ini diperlakukan bukan sekadar latar, tetapi menjadi bagian penting dari dramaturgi. Lumpur, air, angin, hingga suara serangga dijadikan elemen artistik yang hidup untuk membangun suasana pertunjukan.

Teater Sawah 2026 juga mengangkat nilai-nilai tradisi dan kebudayaan lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Unsur Melayu, Jawa, dan Batak dipadukan melalui gerak, vokal, musik, serta simbol-simbol ritual pertanian yang lahir dari pengalaman kolektif masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi upaya membaca kembali hubungan manusia dengan tanah, kerja, dan lingkungan di tengah perubahan zaman. Melalui eksplorasi tubuh dan ruang, para pemain diajak memahami bahwa pertunjukan teater bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi menghadirkan pengalaman bersama yang lahir dari kerja kolektif.

Pimpinan produksi, Elwida Yuwitri, menyebut proses latihan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolaborasi sekaligus memperluas pembacaan artistik terhadap budaya agraris yang mulai jarang disentuh dalam seni pertunjukan kontemporer.

Menurutnya, Teater Sawah diharapkan menjadi ruang pertemuan antara tradisi, masyarakat, dan generasi muda melalui medium seni pertunjukan.

Pementasan Teater Sawah 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, (24/5/26). Pertunjukan ini akan menghadirkan pengalaman teater yang menyatu dengan lanskap alam dan kehidupan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi ruang refleksi budaya dan lingkungan melalui pendekatan seni kontemporer. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PANGERAN Desak APH Usut Dugaan Alih Fungsi Lahan Sawah Dilindungi di Batu Bara, Pemkab Dinilai Tutup Mata

6 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Artha Wirawan Siap Bertarung di Bursa Ketua IMI Bali, Persaingan Mulai Memanas

6 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Polresta Deli Serdang Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Pagar Merbau, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

6 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Ruang Digital: Medan Tempur Baru Tanpa Gencatan Senjata yang Mengancam Keamanan Informasi

6 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Semangat Kejuangan Harus Ditularkan di 33 Kabupaten/Kota Sumut

4 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Trending di News