Menu

Mode Gelap
Temui Warga Besitang Terdampak Banjir, Asisten II Pemkab Langkat : Kita Akan Memberikan Solusi Terbaik Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkoba, Kapolres Langkat Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles”

Daerah

Dari Berkas ke Panggung Kongres: Dua Duet Resmi Berebut Nahkoda PWI 2025–2030

Avatarbadge-check


					Dari Berkas ke Panggung Kongres: Dua Duet Resmi Berebut Nahkoda PWI 2025–2030 Perbesar

Desir.id — Jakarta | Tahapan penting menuju Kongres PWI 2025 tuntas. Tim Penjaringan resmi mengumumkan dua pasangan calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) yang siap bertarung dalam kongres akbar di Cikarang, Bekasi, pada 29–30 Agustus 2025.

Hasil verifikasi memastikan Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun lolos sebagai calon Ketua Umum. Sementara untuk Ketua DK, dua nama yang sah maju adalah Atal S. Depari dan Sihono HT.

Ketua Tim Penjaringan, Zulkifli Gani Ottoh atau akrab disapa Zugito, menegaskan seluruh dokumen telah diperiksa secara menyeluruh. “Setelah diverifikasi, dua calon ketua umum dan dua calon ketua DK memenuhi syarat untuk maju dan resmi sebagai calon pada Kongres Persatuan PWI 2025,” ujarnya, Selasa (26/8).

Dukungan yang Disahkan

Dalam proses verifikasi, beberapa dukungan dinyatakan tidak sah.

Akhmad Munir awalnya mengantongi 17 dukungan, namun berkurang menjadi 15 karena dukungan Riau (tanpa materai) dan Banten (ganda) gugur.

Hendry Ch. Bangun dari 14 dukungan menjadi 13 setelah dukungan Banten dinyatakan tidak sah.

Atal S. Depari dari 15 dukungan menjadi 13 setelah verifikasi.

Sihono HT juga mengantongi 13 dukungan sah dari semula 14.

Meski demikian, kedua pasangan tetap memenuhi syarat karena memperoleh dukungan lebih dari 20% PWI Provinsi atau minimal delapan dukungan. Formasi akhirnya terbagi dua: Akhmad Munir berduet dengan Atal S. Depari, sementara Hendry Ch. Bangun berpasangan dengan Sihono HT.

Selain verifikasi berkas, Tim Penjaringan juga membahas Pakta Integritas. Dokumen ini wajib ditandatangani oleh panitia kongres (SC & OC), calon Ketua Umum, calon Ketua DK, serta seluruh Ketua PWI Provinsi.

Zugito yang juga menjabat Ketua SC Kongres menegaskan, kongres kali ini hanya berfokus pada pemilihan ketua umum dan ketua DK periode 2025–2030. “InsyaAllah lancar. Beberapa hari lagi kita sudah punya ketua umum baru, maksudnya ketua umum PWI Pusat periode 2025–2030,” ucapnya.

Ia menambahkan, semangat utama kongres bukan sekadar pemilihan, melainkan menjaga kebersamaan. “Setelah kongres, kita berharap seluruh anggota PWI bersatu kembali demi organisasi,” tutup Zugito. (Hzd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah