Menu

Mode Gelap
Sudarman Ingatkan Kader PP: Lebaran Bukan Sekadar Maaf, Tapi Perkuat Barisan Nyaris 200 Gram Shabu Siap Edar, Satres Narkoba Batu Bara Bergerak Cepat Amankan Pelaku Peristiwa Pengeroyokan di Salapian, Indra : Sebelum Melaporkan Saya Sudah Berulang Kali Menawarkan Perdamaian Namun Ditolak Sabu Hampir 10 Gram di Simpang Gambus, ES Tak Bisa Lagi “Ngeles” Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Betmen, Korban : Saya dan Pelaku Sudah Berdamai Galaxy Watch 5 vs Garmin Forerunner 265: Smartwatch Serbaguna atau Jam Lari Profesional?

Daerah

INALUM Bentuk Masyarakat Peduli Api di Silalahi II untuk Perkuat Pengendalian Karhutla di Kawasan Danau Toba

Avatarbadge-check


					INALUM Bentuk Masyarakat Peduli Api di Silalahi II untuk Perkuat Pengendalian Karhutla di Kawasan Danau Toba Perbesar

Batu Bara- Desir.id | PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan mendukung pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Silalahi II, Kabupaten Dairi. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba. (25/06/2025)

Kegiatan pembentukan MPA yang digelar selama dua hari ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa, Manggala Agni DAOPS SUM I Sibolangit, Dalkarhutla, hingga Koramil setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan sistem tanggap darurat yang efektif.

Sebagai bentuk dukungan konkret, INALUM menyerahkan bantuan peralatan pemadam dan alat pelindung diri (APD) kepada 30 anggota MPA. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan INALUM, A. Iqbal Harahap, dan terdiri dari 10 unit jet shooter, 10 alat pemukul api, 10 garukan besi, serta puluhan alat pendukung lainnya.

“MPA adalah mitra strategis dalam menjaga ekosistem kawasan Danau Toba. INALUM berkomitmen untuk terus mendukung langkah kolektif membangun sistem pengendalian karhutla yang tangguh,” ujar Iqbal Harahap.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan karhutla yang melibatkan MPA, Manggala Agni, dan Dalkarhutla Sibolangit. Simulasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis, respons cepat, dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Irwan Sitanggang, Kepala Manggala Agni DAOPS SUM I Sibolangit, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat sangat krusial, mengingat keterbatasan sumber daya dari pemerintah.

“Keberhasilan pengendalian karhutla sangat bergantung pada kolaborasi aktif dengan masyarakat,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Koramil setempat melalui Peltu Ejen Sidiwi, yang mengingatkan pentingnya deteksi dini dan edukasi masyarakat mengenai bahaya karhutla, khususnya terkait praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang masih sering ditemukan.

INALUM berharap bahwa pembentukan MPA ini akan menjadi fondasi kuat bagi pengendalian karhutla berbasis komunitas, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem Danau Toba sebagai aset nasional yang harus dijaga bersama. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Maret 2026 - 23:58 WIB

BBM Lagi Sensitif, Jerigen Tetap Dilayani: SMSI Batu Bara Angkat Suara

7 Maret 2026 - 18:44 WIB

Jelang Anniversary, Gratamec Medan Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Isu “Tiket Masuk” Honorer Rp30–40 Juta, Aktivis Desak Kejatisu Periksa Kadisdik Labura

6 Maret 2026 - 05:27 WIB

Dana Desa Rp1,6 Miliar Dipersoalkan, Mahasiswa Desak Polda Sumut Periksa Kades Simpang Empat

6 Maret 2026 - 05:21 WIB

Trending di Daerah