Menu ✖

Mode Gelap
DMI Batu Bara Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pembinaan Umat Dari Curhat ke Bupati, Anjar Bisa Kembali Lagi Bersekolah Kisah Inspiratif Taruna: Dari Penjual Cakwe hingga Pimpin Kantor Pusat Baba Parfume Indonesia Kuota 30 Peserta Terpenuhi, UKW SMSI Batu Bara Siap Digelar November’26 Resmi Dilantik Pengurus HIPKA Batu Bara Periode 2026–2031, Dorong Penguatan Ekonomi Daerah Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Anti Narkoba Bersinergi dengan Kapolres Batu Bara, Dukung Pemberantasan Narkoba

News

Tiga Hari Ungkap Kasus Pembunuhan, Polsek Kuala dan Satreskrim Polres Langkat Ringkus Dua Tersangkanya

Avatarbadge-check


					Tiga Hari Ungkap Kasus Pembunuhan, Polsek Kuala dan Satreskrim Polres Langkat Ringkus Dua Tersangkanya Perbesar

Desir.id — Langkat |  Personel Unit Reskrim Polsek Kuala bersama Unit Pidum Satreskrim Polres Langkat yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Poppi Loveranda Ginting mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Tosa Sembiring alias Pajak (55), warga Desa Garunggang, Kecamatan Kuala. Dua tersangka berinisial JM (51) dan SK (30) ditangkap dalam waktu tiga hari setelah jasad korban ditemukan.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mendapat perhatian Kapolres Langkat AKBP Hannry PH Tambunan, dalam konferensi pers di lapangan serbaguna Bharadaksa Mapolres Langkat, Rabu (9/9/2026).

AKBP Hannry  yang didampingi Kapolsek Kuala, AKP Syamsul Bahri, Kasat Reskrim, AKP Ghulam Yanuar Lutfi dan Kasi Humas Polres Langkat Iptu M. R. Siregar mengatakan kedua tersangka diduga menghabisi korban karena sakit hati terkait dugaan pencurian buah kelapa sawit.

Menurut penyidik, peristiwa bermula pada Senin (31/8/2026). Kedua tersangka diduga mengetahui korban menuju ladang sawit yang mereka jaga. Polisi menduga keduanya kemudian merencanakan penyerangan dan menunggu korban melintas di kawasan perkebunan.

Saat korban melintas, kedua tersangka diduga menyerang korban menggunakan parang. JM juga diduga menembakkan senapan angin ke arah korban. Setelah itu, keduanya diduga meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Jasad korban baru ditemukan warga pada Kamis (3/9/2026) dalam kondisi telah meninggal dunia. Personel Polsek Kuala kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa jasad korban untuk menjalani autopsi di RS Bhayangkara Medan.

Berbekal hasil penyelidikan dan sejumlah bukti, polisi menangkap SK pada Minggu (7/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. JM kemudian ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB.

“Setelah didalami, JM diduga menjadi pihak yang mengajak SK melakukan pembunuhan terhadap korban. Kedua tersangka mengakui perbuatannya,” ujar AKBP Hannry. 

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor korban, senapan angin, peluru, sejumlah parang, pakaian korban, serta pakaian yang diduga digunakan salah seorang tersangka.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal dugaan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Keduanya terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 20 tahun.(HG) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DMI Batu Bara Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pembinaan Umat

4 November 2026 - 08:54 WIB

Dari Curhat ke Bupati, Anjar Bisa Kembali Lagi Bersekolah

3 November 2026 - 13:59 WIB

Kisah Inspiratif Taruna: Dari Penjual Cakwe hingga Pimpin Kantor Pusat Baba Parfume Indonesia

31 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Kuota 30 Peserta Terpenuhi, UKW SMSI Batu Bara Siap Digelar November’26

31 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Resmi Dilantik Pengurus HIPKA Batu Bara Periode 2026–2031, Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

26 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Trending di News