Menu ✖

Mode Gelap
Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045 Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi Pengurus Baru MUI Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perkuat Pembinaan Moral Masyarakat Dua Wilayah Deli Serdang Masuk Tahap Verifikasi dan Validasi Kampung Kreatif Sumut Berkah

News

PDAM Tirta Tanjung Mati Suri

Avatarbadge-check

BATUBARA (Desir.id): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tanjung Kabupaten Batu Bara saat ini dinilai berada dalam kondisi “mati suri”. Menyikapi hal tersebut, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Kinerja Pemerintah Daerah (LKPj) DPRD Batu Bara memberikan sejumlah rekomendasi strategis guna memulihkan kinerja perusahaan daerah tersebut.

Plt Sekretaris DPRD Batu Bara, Adri Aulia Harahap, menyampaikan bahwa rekomendasi itu dibacakan oleh Juru Bicara Pansus, M. Safi’i, dalam pembahasan LKPj Tahun Anggaran 2025, Selasa (28/4/2026).

“Pansus mendorong pemerintah daerah agar mengalokasikan penyertaan modal pada Tahun Anggaran 2027. Selain itu, juga direkomendasikan dukungan perbaikan sarana melalui Perubahan APBD 2026,” ujar Adri.

Langkah tersebut dinilai mendesak mengingat kondisi keuangan PDAM Tirta Tanjung yang tengah terpuruk. Bahkan, perusahaan daerah ini terpaksa menghentikan pasokan air bersih kepada pelanggan setelah aliran listrik dari PLN diputus akibat tunggakan pembayaran dalam jumlah besar.

Pemutusan listrik tersebut menjadi pukulan berat bagi operasional PDAM. Pasalnya, distribusi air sangat bergantung pada pasokan listrik untuk mengoperasikan instalasi dan pompa air.

Dari informasi yang dihimpun, beban keuangan PDAM terus meningkat akibat tingginya biaya operasional dan perbaikan jaringan yang kerap mengalami kerusakan. Sementara itu, pendapatan dari pelanggan dinilai belum mampu menutupi seluruh kebutuhan operasional perusahaan.

Krisis ini juga berdampak pada kesejahteraan pegawai. Dalam dua bulan terakhir, PDAM Tirta Tanjung dilaporkan belum mampu membayarkan gaji karyawan, serta menunggak iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain persoalan PDAM, Adri menambahkan bahwa Pansus DPRD juga merekomendasikan agar hasil reses anggota dewan lebih diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini dinilai penting agar aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung di lapangan dapat menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah.(Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkarya Nugraha, Pengabdian Prajurit Mendapat Penghormatan Negara

6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Hama Ulat Serang Kebun PTPN IV Regional 1 Tanah Raja, Produksi Sawit Terancam Menurun

6 Oktober 2026 - 09:05 WIB

HUT ke-81 TNI, Marsda Budhi Achmadi Dorong Modernisasi dan Profesionalisme Menuju 2045

6 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Gerak Cepat Tindak Aduan Narkoba, Polresta Deli Serdang Malah Kena “Prank” di Dua Lokasi

5 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Pengurus Baru MUI Deli Serdang Resmi Dikukuhkan, Bupati Dorong Perkuat Pembinaan Moral Masyarakat

5 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Trending di News