Menu

Mode Gelap
Review Resident Evil: Akhirnya, Adaptasi yang Setia pada Gamenya PLTA INALUM Borong 8 Penghargaan ENSIA 2026 untuk Inovasi Lingkungan dan Sosial Mahkamah Agung Batalkan Vonis di Tingkat Kasasi: Rido Panjaitan Bebas, Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Dinyatakan Bukan Korupsi Soroti Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024, Kajari Dinilai Abai Terhadap Putusan Bebas Rido Panjaitan Kanwil DJP Sumut I Jalin Kerja Sama Tax Center Dengan UINSU Medan. Di Bawah Kepemimpinan IPTU Devi Siringo-Ringo, Satlantas Polres Batu Bara Sabet Dua Penghargaan Bergengsi dari Polda Sumut di HUT Lalu Lintas ke-71

News

Ball Press Disebut Masuk Tanjungbalai, BRAMM Turun Jalan Tengah Malam

Avatarbadge-check


					Ball Press Disebut Masuk Tanjungbalai, BRAMM Turun Jalan Tengah Malam Perbesar

Desir.id — Tanjung Balai | Puluhan pemuda Kota Tanjungbalai yang tergabung dalam koalisi Barisan Masyarakat Menggugat (BRAMM) menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak masuknya barang ilegal berupa ball press atau pakaian impor ilegal ke Kota Tanjungbalai, Kamis (21/5/2026) dini hari.

Massa mengaku kecewa karena pihak Kepolisian Kota Tanjungbalai dinilai tidak menindaklanjuti laporan terkait masuknya barang ilegal tersebut ke wilayah Kota Tanjungbalai.

“Kami turun aksi untuk menggagalkan masuknya barang ilegal ke Kota Tanjungbalai. Namun, pihak kepolisian terkesan diam saat kami melaporkan hal ini,” ujar Mahmudin alias Kacak Alonso dalam orasinya.

Dalam orasi yang sama, Rudi Bakhti menyebut pihaknya telah memberikan informasi terkait rencana masuknya ball press berisi pakaian bekas impor asal luar negeri melalui wilayah Kabupaten Asahan. Namun, menurutnya, pihak Bea Cukai belum melakukan tindakan dengan alasan keterbatasan personel dan kewenangan di wilayah darat.

“Jika Polres Tanjungbalai dan Bea Cukai tidak berani menindak, maka kami berdiri di sini untuk menolak ball press itu masuk ke Kota Tanjungbalai,” tegas Rudi Bakhti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, sekitar 400 ball press berisi pakaian impor asal Malaysia dibongkar dari dua kapal motor ke sejumlah truk colt diesel di Desa Sarang Helang, Kabupaten Asahan.

Selanjutnya, truk yang diduga mengangkut pakaian ilegal tersebut terlihat melintas dan masuk ke wilayah Kota Tanjungbalai melalui Jalan Asahan sekitar pukul 04.59 WIB. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Review Resident Evil: Akhirnya, Adaptasi yang Setia pada Gamenya

23 September 2026 - 15:10 WIB

PLTA INALUM Borong 8 Penghargaan ENSIA 2026 untuk Inovasi Lingkungan dan Sosial

23 September 2026 - 08:21 WIB

Mahkamah Agung Batalkan Vonis di Tingkat Kasasi: Rido Panjaitan Bebas, Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Dinyatakan Bukan Korupsi

23 September 2026 - 08:06 WIB

Soroti Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024, Kajari Dinilai Abai Terhadap Putusan Bebas Rido Panjaitan

23 September 2026 - 08:01 WIB

Kanwil DJP Sumut I Jalin Kerja Sama Tax Center Dengan UINSU Medan.

22 September 2026 - 22:29 WIB

Trending di News