Menu

Mode Gelap
Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Simpan 5 Paket Sabu, Pria Berinisial SL Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang JPU Kejari Batu Bara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar Di Tengah Tekanan Fiskal, Syafrizal Manurung Serahkan Kajian Kebijakan kepada Pemkot Tanjungbalai SMSI Batu Bara Salurkan Bantuan Jagung dari Lapas Labuhan Ruku ke Pesantren Al Itqon INALUM Cetak Rekor Kinerja Tertinggi dalam 50 Tahun, Pendapatan dan Laba Bersih Melonjak pada 2025

News

Pembinaan ASN Kemenag Batubara, Wamenag : Insan Pilar Penjaga Harmoni Umat

Avatarbadge-check


					Pembinaan ASN Kemenag Batubara, Wamenag : Insan Pilar Penjaga Harmoni Umat Perbesar

Desir.id – Batu Bara I 

Seluruh Insan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai PPPK Kementerian Agama, merupakan pilar penjaga harmoni keumatan yang berada di lini terdepan, sebagai wakil pemerintah dalam menjaga dan mengawal harmonisasi kehidupan antar umat beragama di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag)  Romo Muhammad Syafi’i saat memberikan bimbingan dan arahan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara, berlangsung di Kota Lima Puluh, Kamis (15/1/2026).

Wamenag mengatakan, amanah yang diberikan negara harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan jangan pernah meninggalkan kesan negatif atau stigma buruk tentang citra insan Kementerian Agama di tengah masyarakat.

“Tugas Aparatur Kementerian Agama itu adalah menjaga kehidupan harmonisasi ditengah antar umat beragama, karena itu pesan-pesan agama senantiasaharus  tersampaikan kepada umat beragama, bahwa Indonesia yang multikultural dan majemuk ini perlu dirawat kerukunan antar umat beragama, sehingga perbedaan yang ada tidak menjadi potensi konflik ditengah masyarakat,” ujar Romo Syafii.

Menurutnya, pluralitas bangsa Indonesia ini, merupakan anugerah Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, sebab keberagaman bangsa Indonesia inilah menjadi modal bagi keberlangsungan pembangunan bangsa.

“Indonesia yang pluralis ini merupakan anugerah Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia, sebab, perbedaan yang ada tidak menjadikan bangsa ini terpecah belah, malah sebaliknya keberagaman ini menjadikan Indonesia semakin kuat dan tidak tergoyahkan dikarenakan perbedaan yang ada, sementara itu dibelahan negara lain, konflik selalu muncul disebabkan perbedaan agama, suku dan budaya yang berbeda, karena itu kontribusi insan Kementerian Agama menjadi penting dan strategis dalam membangun semangat harmoni ditengah masyarakat tetap terjaga dengan baik,” tegas Wamenag

Wamenag mengatakan, keberlangsungan pembangunan bangsa yang terus di dorong Presiden Prabowo untuk kemajuan bangsa dan negara, serta terpenuhinya berbagai program-program pembangunan nasional, maka prasyarat utamanya, rakyat dan bangsa ini harus akur, bersatu dan tidak terpecah belah hanya karena perbedaan.

“Pelan tapi pasti, berbagai program dan capaian-capaian prestasi kerja Presiden Prabowo bersama Kabinet Merah Putih, mulai terlihat, salah satunya kita berhasil swasembada pangan, faktanya Indonesia di tahun 2025 tidak lagi mengandalkan impor beras, sebab supply pangan dalam negeri terpenuhi bahkan stoknya berlebih,” jelas Wamenag.

Tokoh Nasional asal Sumatera Utara ini menjelaskan, berbagai kebocoran pendapatan negara pun mulai di tangani secara serius, terutama di sektor pertambangan, migas dan sebagainya dan hasilnya mulai tampak, Presiden Prabowo sangat tegas dan keras terhadap perilaku korupsi, sebab korupsi hanya menyusahkan banyak rakyat, karena itu berbagai langkah dan tindakan hukum dan politik di lakukan untuk melawan kejahatan korupsi ini.

Wamenag menekankan, Insan Kementerian Agama harus hadir dan terdepan melawan korupsi, sehingga citra Kementerian Agama di mata masyarakat semakin baik.

“Jika ada satu oknum Kementerian Agama melakukan korupsi, maka eksposnya luar biasa, hal ini tentu berbeda di Kementerian yang lain, sebab apa, Insan Kementerian Agama itu penjaga moral dan agama melekat pada dirinya, jadi jika ada oknum insan Kementerian Agama yang terbukti korupsi, maka eksposnya luar biasa, seolah-olah kita lah yang paling buruk, padahal itu dilakukan segelintir orang saja, namun imbasnya ke institusi,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi, Tenaga Ahli Wamenag Junisab Akbar, Staf Ahli Wamenag Nona Gayatri Nasution, Kakankemenag Batu Bara Sakoanda Siregar, Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi, Kepala KUA dan Kepala Madrasah Kankemenag Batu Bara.(IW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu

26 Juni 2026 - 13:27 WIB

Simpan 5 Paket Sabu, Pria Berinisial SL Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

24 Juni 2026 - 18:27 WIB

JPU Kejari Batu Bara Tuntut 12 Terdakwa Korupsi Proyek Jalan, Kerugian Negara Capai Rp6 Miliar

24 Juni 2026 - 14:01 WIB

Di Tengah Tekanan Fiskal, Syafrizal Manurung Serahkan Kajian Kebijakan kepada Pemkot Tanjungbalai

23 Juni 2026 - 19:35 WIB

SMSI Batu Bara Salurkan Bantuan Jagung dari Lapas Labuhan Ruku ke Pesantren Al Itqon

23 Juni 2026 - 17:28 WIB

Trending di News