Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Daerah

SMSI Kecam Aksi Kekerasan di SPBU: Wartawan Tidak Boleh Diintimidasi

Avatarbadge-check

SMSI Kecam Aksi Kekerasan di SPBU: Wartawan Tidak Boleh Diintimidasi Perbesar

Desir.id – Batu Bara | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara angkat bicara terkait insiden penghalangan liputan yang dialami Wakil Ketua PWI Batu Bara, Sholeh Pelka, saat meliput kelangkaan BBM di SPBU Suka Raja, Kecamatan Air Putih. Kejadian ini memicu perhatian luas setelah seorang pembeli BBM bertindak kasar dan meremehkan profesi wartawan hingga sempat merampas ponsel yang digunakan untuk bekerja.

Wakil Ketua SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menilai insiden ini menjadi pengingat penting bahwa seluruh elemen masyarakat harus menghormati tugas jurnalistik, terutama ketika wartawan sedang mengumpulkan informasi terkait isu publik seperti kelangkaan BBM. Menurutnya, wartawan hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan dibutuhkan masyarakat.

Gusti menegaskan bahwa intimidasi, pelecehan verbal, maupun tindakan fisik terhadap jurnalis tidak boleh terjadi dalam situasi apa pun. Ia menilai menjaga ruang kerja yang aman bagi wartawan adalah bagian dari komitmen bersama untuk memastikan keterbukaan informasi dan kepentingan publik tetap terjaga.

“Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menghambat wartawan yang sedang bertugas. Tugas jurnalistik adalah amanah undang-undang, dan kita semua patut menghormatinya,” ujarnya dengan tegas.

Dalam pernyataan lanjutannya, Gusti menekankan pentingnya memahami bahwa wartawan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas.

“Menghalangi wartawan berarti menghalangi masyarakat memperoleh informasi yang benar. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk mendukung dan tidak merintangi kerja jurnalistik di lapangan,” tambahnya.

Insiden yang dialami Sholeh Pelka terjadi ketika ia hendak mengambil dokumentasi dan informasi mengenai antrean panjang serta kelangkaan BBM. Kehadirannya sempat memancing reaksi negatif dari seorang pembeli BBM yang melontarkan ucapan tidak sopan, meremehkan profesi pers, dan bahkan sempat merampas ponselnya. Beberapa saksi menyebut tindakan itu dilakukan tanpa alasan jelas, sehingga situasi di SPBU sempat memanas sebelum diredam warga.

Meski mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Sholeh memilih tetap tenang dan profesional. Ia menegaskan bahwa wartawan bertugas memastikan informasi disampaikan secara benar kepada publik, terlebih saat masyarakat mengalami kesulitan akibat kelangkaan BBM.

“Profesi wartawan dilindungi undang-undang. Kita hadir untuk memberi informasi akurat dan tetap menjunjung etika,” ujarnya.

Dengan pernyataan SMSI ini, organisasi pers di Batu Bara menegaskan kembali pentingnya menghormati dan melindungi kerja jurnalistik agar publik tetap mendapatkan informasi yang objektif dan dapat dipercaya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dani Ramadhan Apresiasi Baharuddin Siagian, Olahraga dan Jurnalistik Dapat Dukungan

20 Okt 2026 - 17:59 WIB

Dani Ramadhan Apresiasi Baharuddin Siagian, Olahraga dan Jurnalistik Dapat Dukungan

Satresnarkoba Polres Batu Bara Sita 35 Gram Sabu dan 18 Pil Ekstasi di Sei Balai

20 Okt 2026 - 11:17 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Sita 35 Gram Sabu dan 18 Pil Ekstasi di Sei Balai

Bedah Buku Actio Pauliana, Fridolin Siahaan Dorong Perlindungan Hak Kreditor dalam Kepailitan

10 Okt 2026 - 12:15 WIB

Bedah Buku Actio Pauliana, Fridolin Siahaan Dorong Perlindungan Hak Kreditor dalam Kepailitan

Karhutla Kalteng Tak Kunjung Tuntas, Anak Muda Tantang Presiden Ngantor 30 Hari di Tengah Asap

9 Okt 2026 - 21:07 WIB

Karhutla Kalteng Tak Kunjung Tuntas, Anak Muda Tantang Presiden Ngantor 30 Hari di Tengah Asap

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop

9 Mar 2026 - 23:58 WIB

Retribusi Diduga “Bolong”, Pansus PAD DPRD Batu Bara Sidak PT Kuala Gunung: Operasional Bisa Disetop
Trending di Daerah